Kotak Kosong Menang di Makassar, Fahri: Masyarakat Sukses Permalukan Elite Parpol

Juni 28, 2018
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Versi hasil hitung cepat, Calon Walikota Makassar tunggal, Munafri Arifuddin – Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) kalah melawan kotak kosong. Kekalahan ini pun banyak disayangkan berbagai elemen masyarakat, tak terkecuali dari kalangan legislator.Menurut Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, kekalahan paslon tunggal melawan kotak kosong di pilkada kota Makassar dinilainya memalukan. Baginya, masyarakat setempat telah berhasil permalukan elite parpol.”Elite di Makassar itu saya kira dipermalukan oleh aksi rakyat memilih kotak kosong dan di beberapa daerah. Ini fakta bahwa elite dipermalukan rakyat,” kata Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/6).Dia menyebut, kemenangan kotak kosong di pemilihan kepala daerah menandakan bahwa demokrasi telah kembali kepada hakikatnya. Artinya, suara masyarakat yang berdaulat.”Sekali lagi dalam demokrasi itu adalah suara rakyat. Kembali kepada definisi lamanya demos dan kratos,” ucapnya.Atas dasar itu, ia meminta masalah ini harus dicermati secara berhati-hati oleh pemerintah. Jika tidak, maka akan menimbulkan kejadian seperti di Pilkada Makassar.”Ini ada kemauan rakyat yang kalau tidak tertangkap dengan baik. Elite bisa terus dipermalukan,” ucapnya.Sebagai informasi, perhitungan cepat Pilwalkot Makassar yang dikeluarkan Celebes Research Center (CRC), hingga pukul 16.30 WITA, kolom kosong dinyatakan unggul. Paslon Appi-Cicu 46,69 persen dan kolom kosong 53,01 persen. (aim/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI