Ganjar Akui Strategi Sudirman-Ida di Pilgub Jateng

Juni 28, 2018
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Gubernur Jawa Tengah 2018 terpilih versi perhitungan cepat (Quick Count) Ganjar Pranowo ikut angkat bicara soal perolehan suara rivalnya, Sudirman Said – Ida Fauziah yang berhasil meraup suara mencapai 45 persen. Padahal, daerah itu dikenal sebagai lumbung suara PDIP.Dia menyebut, kemenangannya di pilkada tahun ini telah menjadi bukti bahwa suara partainya itu masih berkuasa di Jateng. Meskipun baginya, jumlah suara tak lagi menjadi soal.”Kalau bukan kandang banteng pasti kami kalah, jadi menang satu atau terpaut tiga juta tetap menang,” kata Ganjar di kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (28/6).Meski memiliki peroleh suara unggul, Ganjar pun mengapresasi strategi yang dicanangkan oleh rivalnya. Pasalnya, suara pemilih Sudirman Said – Ida Fauziah dapat berkembang pesat menjelang pencoblosan.”Saya mengakui strategi lawan bagus menjelang terakhir, kita mengakui soal itu,” ungkapnya.Namun, Ganjar pun meyakini tak ada hubungannya pemilihan legislatif pada 2014 lalu, dengan pilkada serentak 2018. Sebab, hasil quick count pada beberapa daerah di Jateng menunjukkan bahwa hasil pileg tak mempengaruhi pilihan di pilkada.”Contohnya saja ya, saya di Kudus hari ini suaranya paling tinggi, sekitar 73 persen tapi calon kami di kabupaten (Pilkada Bupati) kalah,” tuturnya.Atas dasar itu, ia pun menunggu hasil pileg 2019 mendatang. Apakah nantinya partai yang dinaunginya itu masih memiliki basis massa yang besar atau tidak di Jateng. Sebab, hasil itulah yang akan merepresantasikan wajah di parlemen.”Apakah ini kandang banteng atau tidak, pembuktiannya di pileg,” tutupnya. (aim/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI