Hiii Seram! TPS di Randusari Kota Semarang Ini Semua Petugasnya Jadi Hantu

Juni 27, 2018
Belum ada gambar

Krisyanto selaku Ketua Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 7, mengatakan, konsep tersebut sengaja dipilih agar TPS Gunung Brintik bebeda dari lainnya. Tujuannya guna menghilangkan suasana persaingan, menghibur, serta menarik minat warga untuk mendatangi TPS.”Petugas PPS sejak pagi sudah make up pakai pakaian horor. Ini ada pocong, genderuwo, nenek lampir. Kalau tempatnya ini di balai pertemuan RW yang ita hias dengan suasana horor,” katanya saat dijumpai di lokasi.Dirinya juga mengungkapkan, pemilihan tema macam ini dilakukan sebagai identitas kawasan itu. Dimana menurutnya, para warga di sana sudah terbiasa dengan suasana pemakaman.”Area pemakaman terluas Bergota ini bukanlah hal yang seram untuk ditakuti, sama halnya di Pilkada ini tetap nyaman dan tak harus takut datang ke TPS,” ujarnya sembari menyebut bahwa di TPS 7 sendiri, ada sekitar 340 pemilih dari empat RT yang terdaftar dalam DPT.Keunikan TPS horor ini ternyata juga memancing sejumlah pejabat untuk memantau langsung jalannya pencoblosan. Diantaranya Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV Diponegoro Mayjend TNI Wuryanto dan Ketua KPU Jateng Joko Purnomo sendiri.”TPS unik setahu saya itu banyak, tapi saya rasa ini yang paling unik. Suasananya seram seperti mau mencoblos harus lewat keranda jenazah. Tapi mereka disini sudah terbiasa, warga sudah menyatu dalam kehidupan sehari-hari,” kata Joko.Sementara, Slamet Suyono, 47, salah satu warga yang mencoblos di TPS 7 mengaku, cukup terhibur dengan apa yang dihadirkan di tempatnya ia menyalurkan hak suaranya. Konsep horor, menurutnya, malah makin menarik niat warga untuk memilih. “Saya datang sekeluarga. Anak-anak saya lihat malah jadi senang tadi. Lumayan, jadi hiburan sembari nunggu nyoblos” ungkapnya. (gul/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI