Ganjar Takluk di Brebes, Tegal, dan Kebumen, Ini Komentar Ketua PDIP Jateng

Juni 27, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menaruh kecurigaan terkait kekalahan Paslon Pilgub Jateng 2018 Ganjar Pranowo-Taj Yasin di sejumlah daerah. Pasalnya, berdasarkan hasil hitung cepat, pasangan nomor urut 1 itu malah kalah di daerah yang dijagokan.Bambang menyebut, dari 35 kabupaten/kota, Ganjar-Yasin diantaranya kalah perolehan suara dari Sudirman Said-Ida Fauziyah di Kebumen, Brebes dan Tegal. Menjadi aneh, menurutnya, lantaran selama ini daerah tersebut, terutama Kebumen selalu basis PDIP.Tak lupa, Pacul pun mengacu pada survei terakhir internal PDIP. Dimana paslon Ganjar-Yasin per Selasa (26/6) menang 61,6 persen, namun setelah coblosan justru hanya unggul 59,22 persen.”Ada yang tidak presisi, karena terjadi penggerusan suara hampir dua persen. Dan kita kalah di Kebumen, Brebes dan Tegal,” kata Bambang di kantornya, Semarang, Rabu (27/6).Ia menduga, kekalahan di tiga daerah itu merupakan bagian dari taktik lawan yang mencoba menggerus Jateng sebagai kandang banteng. “Tentu ini ada gerakan apa?” sambungnya.Meski belum bisa memastikan apa itu taktik lawan, Pacul berujar hal ini tetap masuk dalam evaluasi internal. Lantaran, jika tak diantisipasi, menurutnya, bisa berujung pada tergerusnya konstituen PDIP. Terutama di masa-masa jelang Pilpres 2019 ini.Sementara itu, Direktur Pandhawa Research, Eka Kusmayadi menambahkan, hasil hitung cepat dari 100 persen data yang masuk di 400 sampel TPS, perolehan suara Ganjar-Yasin mencapai 59,22 persen, sedangkan Sudirman-Iada 40,78 persen. Ia menyebut jika jumlah partisipasi pemilih mencapai 67,45 persen.Ia mengatakan, meski hasil hitung cepat itu bukan hasil resmi, namun secara empiris tetap bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Adapun, faktor di balik perolehan Ganjar-Yasin itu, antara lain tingkat popularitas dan pengalaman meminpin.

Komentar

VIDEO TERKINI