Sekda Jateng: Grebeg Kupat Sangat Baik Dilestarikan karena Nguri-nguri Kebudayaan Daerah

Juni 24, 2018
Belum ada gambar

KENDAL, RAKYATJATENG – Kidung doa empat kiblat mengalun syahdu di Joglo Saridin, Keraton Kawitan Amarta Bumi, Desa Margosari, Kecamatan Limbangan, Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (23/6) malam. Doa dengan lirik Jawa terus dilantunkan mengiringi lima gadis yang menari gemulai sembari menabur bunga melati ke penjuru ruangan keraton.Ritual doa empat kiblat tersebut menjadi penanda dimulainya Grebeg Kupat 1439 Hijriah di Keraton Amarta Bumi. Usai doa dilantunkan, sembilan penari bedaya nawa tirta membawakan tarian sakral tersebut dengan lembut dan anggun di depan raja, keluarga dan kerabat Keraton Amarta Bumi, Sekda Provinsi Jateng Dr Ir Sri Puryono KS MP, Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, Forkopimcam, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.Tradisi tahunan yang digelar setiap perayaan Hari Raya Idul Fitri itu, diawali dengan mengarak dua gunungan yang berisi kupat dan lepet serta aneka hasil bumi. Arak-arakan gunungan diikuti seluruh keluarga dan kerabat keraton, termasuk prajurit dan abdi dalem, serta para tamu undangan.Hanya diterangi obor bambu, rombongan kirab gunungan berjalan kaki dari pendapa keraton menuju Joglo Saridin yang berada di komplek keraton atau biasa dikenal dengan Kampung Jawa Sekatul.Bangunan khas Jawa kuno dengan atap, penyangga, dinding, hingga lantai terbuat dari kayu jati tua itu menjadi tempat diselenggarakannya tradisi leluhur yang setiap tahun digelar Keraton Amarta Bumi.Mengenakan busana adat Jawa, Sri Anglung Prabu Konto Joyonegara Cakra Buana Giri Natha beserta keluarga dan para tamu, mengikuti berbagai ritual grebeg dengan khidmat. Grebeg kupat ditutup dengan berebut gunungan oleh seluruh peserta acara dan warga.Sekda Jateng Sri Puryono menyampaikan, acara yang diselenggarakan setiap Syawal itu merupakan wujud syukur kepada Allah atas anugerah dan karunia-Nya. Setelah berpuasa Ramadhan selama sebulan penuh, kemudian mengarak gunungan ketupat dan aneka hasil bumi yang sarat makna.

Komentar

VIDEO TERKINI