Pemkot Solo Akan Sulap Kawasan Jenderal Sudirman Jadi Kota Lama

Juni 24, 2018
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Pemkot Solo berencana mengubah wajah di kawasan Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) mulai dari depan kompleks Balai Kota sampai dengan bundaran Gladak. Koridor Jensud ini akan ditata menjadi destinasi wisata baru yakni Kota Lama.Keberadaan bangunan kuno di kawasan tersebut dinilai sangat mendukung menjadi sebuah Kota Lama.Walikota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo menjelaskan, untuk menonjolkan kesan sebagai Kota Lama maka penataan akan dilakukan di sisi luar atau fasade. Dengan penataan ini, maka kesan kuno di kawasan tersebut akan lebih terlihat.Salah satunya yakni dengan mengganti aspal dengan batu andesit. “Nanti aspalnya akan dikelupas dan diganti dengan batu andesit. Ini seperti yang diterapkan di kota-kota yang ada di luar negeri,” terangnya, Minggu (24/6).Meski diganti menggunakan batu, Rudy mengatakan, bahwa kondisi jalan masih tetap aman untuk dilintasi karena tidak licin. Sebaliknya, pemasangan batu andesit ini akan menimbulkan kesan alami pada kawasan tersebut. Nantinya pemasangan batu andesit juga akan dibarengi dengan coating aspal.”Dengan begitu maka tidak licin dan aman untuk dilewati kendaraan. Batu andesit itu kuat, tidak mudah rusak,” ucapnya.Rudy yakin, dengan berbagai penataan yang akan dilakukan, koridor Jensud akan menjadi destinasi wisata kota lama seperti di beberapa kota lainnya. Terlebih, selama ini banyak bangunan yang mendukung adanya kota lama. Seperti Benteng Vastenburg, keraton Kasunanan Surakarta, Pasar Gede, Gedung Bank Indonesia, dan beberapa bangunan lainnya.Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( DPU PR) Solo, Endah Sitaresmi Suryandari mengatakan, bahwa pemasangan batu andesit akan dilakukan mulai dari sekitar tugu Pemandengan atau titik nol kilometer Kota Solo.

Komentar

VIDEO TERKINI