Komunitas YVCI Jadi Juara SGCC

Juni 24, 2018
Belum ada gambar

REMBANG, RAKYATJATENG – Usai sudah rangkaian kegiatan Semen Gresik Community Challenge (SGCC). Komunitas YVCI menjadi juara I dan meraih hadiah Rp 6 juta. Dari 21 komunitas peserta SGCC, mereka berhasil mendonasikan Rp 96 juta.Setelah melewati proses penilaian, Jumat (22/6) malam pemenang SGCC diumumkan. Pengumumannya digelar di Pendapa Museum Kartini dengan dibingkai kegiatan bertajuk ”The Awarding Night”.Direktur Utama (Dirut) PT Semen Gresik M Saifudin mengungkapkan, SGCC merupakan kegiatan pertama yang berkolaborasi dengan komunitas. Tak sebatas di Semen Gresik, tapi pertama di Semen Indonesia Group.Pihaknya percaya dengan militansi yang dimiliki generasi muda, komunitas saat ini bukan sekadar untuk kebersamaan. Mereka punya semangat untuk bersama-sama memajukan daerah. ”Ini untuk memberikan apresiasi atas inisiasi dan penerapan kegiatan sosial selama Ramadan. Jadi wadah untuk bersama membangun Rembang,” jelasnya.Total ada 21 komunitas dengan jumlah anggota lebih dari 1.250 telah berpartisipasi dalam SGCC. Bidang komunitas mereka bermacam-macam. Mulai dari hobi, lingkungan, seni, wisata, dan pendidikan.Selama Ramadan 1439 H, mereka telah menggelar lebih dari 55 kegiatan sosial. Nilai penyaluran dalam kegiatan sosial itu mencapai Rp 96 juta. Dana untuk kegiatan sosial itu, diusahakan sendiri oleh setiap komunitas. Ada yang iuran anggota atau penggalangan dana.Ada beberapa kriteria penilaian. Di antaranya kreativitas dan kebaruan ide kegiatan, jumlah masyarakat yang terlibat, semarak kegiatan, tersampaikannya identitas Semen Gresik, serta sesi presentasi.Yamaha Vixion Club Indonesia (YVCI) Chapter Rembang meraih juara I dalam SGCC. Mereka menggelar santunan di 12 kecamatan. Salah satu yang menarik, mereka mengajak anak panti asuhan riding menuju Museum Kartini. Sekaligus berwisata sejarah.Bupati Rembang Abdul Hafidz mengapresiasi kegiatan ini. SGCC menunjukkan bahwa PT Semen Gresik tidak semata-mata mencari keuntungan. Namun juga peduli dengan masyarakat Kota Garam. ”Bantuannya tak hanya berupa material. Tapi, juga pemberdayaan seperti community challenge ini,” ungkapnya. (ks/lid/lin/aji/JPR)

Komentar

VIDEO TERKINI