Tragis! Usai Gelar Aksi Tolak Perdagangan Manusia, Lima Aktivis Perempuan Ini Diculik dan Diperkosa

RAKYATJATENG – Lima aktivis anti perdagangan manusia di India diperkosa setelah mereka melakukan aksi teatrikal di negara bagian Jharkhand. Mereka diperkosa dibawah todongan senjata tajam.

Dilansir dari BBC, Jumat (22/6), para perempuan tersebut dipaksa masuk ke mobil dan diperkosa di daerah yang sepi. Polisi mengatakan mereka sedang menyelidiki insiden itu tetapi belum melakukan penangkapan.

Para perempuan tersebut bekerja organisasi non-pemerintah (LSM), dan sedang lakukan aksi teatrikal untuk meningkatkan kesadaran tentang perdagangan manusia di distrik terpencil Khunti.

Menurut pejabat senior polisi, AV Homkar, setelah melakukan aksi para aktivis bergerak menuju sebuah sekolah. Kemudian, diculik oleh sekelompok orang bersenjata dan dinodai di bawah todongan senjata.

“Di waktu yang bersamaan, beberapa orang bersenjata mencapai sekolah. Mereka menculik lima gadis dari kelompok itu dan membawanya ke hutan serta memperkosa mereka,” ujarnya.

Seorang pejabat polisi lain mengatakan bahwa kelima wanita itu sekarang sudah berada di tempat yang aman di bawah perlindungan polisi. Mereka tengah menunggu hasil tes medis.

Para pejabat percaya bahwa pemerkosa bisa jadi adalah pendukung kelompok yang sangat memusuhi orang luar yang memasuki wilayah tersebut. Kelompok itu mendapat dukungan di antara penduduk suku di kabupaten itu. Bahkan, mereka memasang tanda peringatan kepada pengunjung yang memasuki daerah itu.

Sekitar 40.000 kasus perkosaan dilaporkan terjadi di India pada tahun 2016. Meski begitu banyak dari kasus tersebut tidak dilaporkan karena stigma negatif yang melekat pada korban pemerkosaan dan pelecehan seksual. (iml/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono