Bolos Hari Pertama Kerja, Tamsil 77 ASN Dipotong Tiga Persen

Juni 23, 2018
Belum ada gambar

JEPARA, RAKYATJATENG –  Sebanyak  96 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara tidak masuk kerja pada hari pertama masuk kerja Kamis (21/6) lalu. Bagi pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan tambahan penghasilan pada bulan ini akan dipotong tiga persen.Dari pegawai yang tidak berangkat sebanyak satu orang sedang cuti karena sakit, kemudian delapan orang tidak masuk karena cuti bersalin. Lalu sebanyak sepuluh orang menyatakan izin karena sakit dan 77 orang diketahui tanpa keterangan apa pun. Juga terdapat 39 pegawai yang terlambat masuk kerja.Kepala BKD Jepara, Diyar Susanto menyatakan, sanksi tegas akan diberikan kepada pagawai yang tidak masuk kantor usai cuti Lebaran. Salah satunya dengan memotong tambahan penghasilan yang bersangkutan.Bagi pegawai yang tidak masuk tanpa keterangan tamsil akan dipotong  tiga persen. Sedangkan pegawai yang terlambat dipotong satu persen. Juga bagi pegawai yang pulang lebih awal dipotong dua persen. “Kami bisa memantau seluruh pegawai dari hasil rekapan faceprint. Daftar pegawai sudah kami rekap hari ini (kemarin, Red),” terangnya.Selain potongan tamsil, bagi pegawai yang tidak mematuhi aturan jam kerja akan diberikan teguran secara tertulis melalui organisasi perangkat daerah masing-masing. Pembinaan secara internal akan diberikan sepenuhnya kepada kepala OPD.“Bagi mereka yang tidak hadir, tanpa keterangan yang sah, dikenakan hukuman disiplin sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS,” ujarnya.Diar menambahkan, jumlah pegawai yang mangkir tersebut bagian dari jumlah seluruh ASN di Pemkab Jepara yang wajib masuk kerja sebanyak 1.760 orang. Jumlah ASN yang wajib masuk kerja pada Kamis (21/6) hingga kemarin hanya 1.760 orang karena pada saat yang sama ASN dari kalangan guru yang jumlahnya puluhan ribu masih menjalani liburan sekolah.

Komentar

VIDEO TERKINI