Banyak SMP Sulit Penuhi Kuota Siswa, Dinas Pendidikan: Ada yang Ajukan Perpanjangan Pendaftaran

Juni 23, 2018
Belum ada gambar

REMBANG, RAKYATJATENG – Sejumlah SMP di Kabupaten Rembang banyak yang belum memenuhi kuota siswa hingga akhir bulan ini. Bahkan angkanya mencapai 50 persen dari total 53 SMP yang ada di wilayah setempat.Kabid Pembinaan SMP pada Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Rembang, Ahmad Sholchan tidak mengakui di wilayahnya masih banyak sekolah yang belum terpenuhi kuota daya tampung siswanya. Sebagian besar sekolah-sekolah tersebut berada di pinggiran.”Ini ada beberapa sekolah yang mengajukan permohonan perpanjangan waktu pendaftaran,” ungkapnya, kemarin (22/6).Menurutnya sekolah yang mengajukan permohonan perpanjangan hingga saat ini sudah ada dua permintaan. Diantarnya yang masuk perpanjangan yakni SMP 2 Sarang dan SMP 2 Sedan.”Persoalannya saat ini masih menunggu siswa maupun siswi yang berasal dari daerah perbatasan,” terangnya.Pihaknya memperkirakan adanya keterlambatan siswa tersebut bisa saja proses keluarnya surat kelulusan dan sebagainya, tidak sama dengan Kabupaten Rembang. Lalu kemungkinan lain ada sekolah yang menunggu calon siswa yang dititipkan atau berada di pesantren.“Biasanya para santri datang di bulan Syawal. Jadi banyak alternatif pemenuhan sekolah mengajukan perpanjangan pendaftaran. Kemungkinan-kemungkinan inilah yang diharapkan dapat menambah kuota,” ungkapnya.Sementara itu kepala sekolah SMPN 4 Rembang, Suparti mengaku dalam penerimaan siswa baru hanya mendapatkan 38 siswa. Dari daya tampung sekolah mencapai 4 kelas atau sekira 128 siswa.”Kami maksimalkan nanti 32 siswa menjadi satu kelas. Selebihnya satu kelas lagi sisanya atau dibagi secara rata,” katanya.Pihaknya mengaku sudah berupaya jemput bola sudah dilakukan. Namun kecenderungan jarak menjadi pertimbangan siswa dan siswi. Sehingga anak-anak butuh transport dan jalan makin padat menjadi kekhawatiran orang tua.”Sebenarnya sistem keamanan juga sudah kami tingkatkan. Namun dari jembut bola hanya mendapat 38 siswa dibandingkan tahun lalu 56 siswa,” imbuhnya.

Komentar

VIDEO TERKINI