30 Ribu Warga Pati Belum Perekaman E-KTP, Ini Penyebabnya

Juni 23, 2018
Belum ada gambar

PATI, RAKYATJATENG – Data dari Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pati menunjukkan, warga yang masuk dalam kategori wajib perekaman masih mencapai angka 30 ribu. Namun angka tersebut diakui belum akurat.Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pati, Rubiyono di kantornya kemarin. ”Data yang kami miliki memang masih ada sekitar 30 ribu warga yang belum melakukan perekaman, namun data itu belum akurat,” ungkap Rubiyono usai kegiatan penyusunan daftar pemilih dari KPU beberapa waktu yang lalu.Didapati ada sekitar 8 ribu warga dengan kategori wajib KTP yang belum melakukan perekaman. ”Intinya kegiatan dari tim KPU hampir sama dengan pendataan kami, makanya dari situ kami melihat sepertinya jumlah yang belum perekaman itu sekitar 8 ribu. Munculnya angka 30 ribu karena mungkin masih ada warga yang pindah atau meninggal belum dilaporkan,” terang Rubiyono.Untuk itu, pihaknya telah mengirimkan blangko kepada desa-desa untuk memberikan data akurat mengenai warga yang belum perekaman tersebut. ”Kami sudah serahkan kepada desa-desa, saat ini baru 10 persen yang mengembalikan blangko tersebut. Kami terus mengimbau, utama kepada pemerintah desa supaya turut aktif mengenai administrasi kependudukan warganya,” imbuhnya.Meski masih ada banyak warga yang belum perekaman, pihaknya sudah bekerja dengan giat. Target nasional sebesar 96 persen telah dilampaui. Hingga kini kepemilikan KTP di Kabupaten Pati telah mencapai 97 persen. ”Target nasional sudah terpenuhi,” pungkasnya. (ks/aua/him/top/JPR)

Komentar

VIDEO TERKINI