Prabowo Galang Donasi, Gerindra Bantah Kekurangan Modal Nyapres

Juni 22, 2018
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Habiburokhman membantah jika ketua umumnya Prabowo Subianto kekurangan biaya di Pilpres 2019 mendatang, sehingga melakukan donasi.Menurut ‎Habiburokhman, penggalangan dana itu wajar dalam pemerintahan yang menganut sistem demokrasi ini. Bahkan beberapa tokoh-tokoh dunia juga melakukan penggalangan dana.”Oh enggak (tidak memiliki biaya). Kita tahu Obama dan Donald Trump sekalipun melakukan hal yang sama menggalang dana dari masyarakat,” ujar Habiburokhman saat dihubungi, Jumat (22/6).Menurut Habiburokhman, dengan melibatkan masyarakat di penggalangan donasi ini merupakan wujud demokrasi di Indonesia. Karena masyarakat bisa berperan langsung dalam mendukung ‘jagoannya’ di Pilpres 2019 mendatang.”Justru ini ada nilai dan filosofi demokrasi, yaitu melibatkan masyarakat berpartisipasi dalam perjuangan sejak awal,” katanya.Adanya penggalangan donasi itu juga menghilangkan stigma bahwa partai politik hanya didanai oleh satu atau sedikit orang. Sehingga adanya stigma itu berbahaya bagi demokrasi di Indonesia.”Jadi hal tersebut menghilangkan praktik lama yang tidak sehat,” pungkasnya.Sebelumnya, lantaran biaya Pilpres 2019 mahal, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto meluncurkan gerakan donasi @GALANGPERJUANGAN.Prabowo mengumumkan gerakan itu lewat pidato politiknya yang diunggah dalam akun Facebook resmi miliknya. Video itu diketahui berdurasi 19.46 menit.”Melalui akun Facebook ini secara resmi saya umumkan peluncuran sebuah aplikasi sarana penggalangan dana yang secara khusus diperuntukkan guna mendukung perjuangan politik kita demi perbaikan kondisi Bangsa, Negara dan Rakyat Indonesia,” ujar Prabowo, Jumat (22/6).Menurut Prabowo, Indonesia telah memilih jalan demokrasi dalam berbangsa dan bernegara. Di mana seluruh kebijakan publik yang dikeluarkan oleh seorang pemimpin adalah sebuah keputusan politik (political decision). Dan keputusan itu berdampak sangat besar bagi kehidupan rakyat.

Komentar

VIDEO TERKINI