Pendatang Tanpa Tujuan di Surabaya Bakal Dipulangkan

Juni 22, 2018
Belum ada gambar

SURABAYA, RAKYATJATENG – Pemkot Surabaya intensifkan operasi yustisi. Sasarannya sejumlah rumah kos di beberapa titik. Seperti pada Kamis (21/6) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) bersama dinas terkait melakukan operasi pendataan penduduk di Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari.Dipilihnya kos-kosan lantaran menjadi tempat tinggal para pendatang. Mereka bertambah banyak seiring dengan arus balik lebaran.Kepala Dispendukcapil Suharto Wardoyo mengatakan, operasi yustisi untuk menekan warga pendatang yang tidak memiliki tujuan jelas. Jika ada yang tidak memiliki identitas akan dintindak langsung. “Bisa dipulangkan ke daerah asal,” katanya.Pejabat yang akrab disapa Anang ini menegaskan, rumah kos dan kontrakan memang jadi jujukan para pendatang. Mereka banyak yang berstatus bersekolah maupun mengenyam pendidikan. Ada pula yang berstatus bekerja. “Kita juga sudah koordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan untuk pendataan,” ujarnya.Operasi yustisi akan dilakukan setiap hari di beberapa titik. Harapannya, ada kejelasan terkait sejumlah pendatang di Kota Pahlawan.Kepala Satpol PP Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap pendatang yang tidak beridentitas di Surabaya. Apalagi, membuat keresahan serta berdampak menjadi gelandangan dan pengemis (gepeng). “Kita juga terus mobile dalam penjaringan orang yang meresahkan,” pungkasnya.Saat dilakukan pendataan, penghuni kos diminta menunjukkan KTP atau Kartu Keluarga sebagai identitas diri. Mereka lalu didata berdasarkan KTP dan tujuan berada di Surabaya.  Kebanyakan pemilik kos juga tidak memiliki data identitas berupa fotocopy KTP dari penghuni kosnya. (sb/vga/jek/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI