Khawatir Denda, Ribuan Wajib Pajak Serbu Samsat Kudus

Juni 22, 2018
Belum ada gambar

KUDUS, RAKYATJATENG – Hari pertama pelayanan usai libur Lebaran 2018, Kantor Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kudus diserbu ribuan wajib pajak (WP). Mereka memanfaatkan kesempatan tenggang waktu bagi pajak kendaraan yang jatuh tempo.Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Kudus Wibowo mengatakan, wajib pajak yang jatuh tempo pada 13 – 20 Juni lalu mendapat kompensasi satu hari saja. Apabila sudah melakukan pendaftaran, pembayaran pajak tidak akan dikenakan denda.”Sebaliknya, kalau belum melakukan pendaftaran hari ini (kemarin, Red) akan kena denda dua persen dari jumlah pajak yang seharusnya dibayarkan,” terangnya kemarin.Usai libur panjang, pihaknya mengakui seringkali terjadi peningkatan pemohon. Bahkan kali ini mencapai dua kali lipat daripada saat hari normal.Terhitung, hari normal rata-rata sekitar 500 – 1.000 pemohon. Kali ini mencapai lebih dari dua ribu pemohon. Namun, pihaknya belum bisa merinci. Sebab, belum dilakukan perekaman data.Untuk menyikapi peningkatan pemohon, pihaknya memberlakukan pelayanan di dua gedung Samsat. Yakni, gedung sebelah barat untuk pemohon wajib pajak umum. Sedangkan gedung sebelah timur khusus bagi wajib pajak dengan kategori lanjut usia (lansia), ibu hamil, ibu menyusui, dan penyandang disabilitas.”Kalau di hari biasa kami layani di satu gedung saja. Namun, mereka (lansia, ibu hamil, menyusui, difabel, red) tetap kami dahulukan pelayanannya,” ungkapnya.Salah satu pemohon, Indra Cahya mengaku, memanfaatkan masa tenggang waktu untuk mengurus perpanjangan surat tanda nomor kendaraan (STNK) yang jatuh tempo. Dia menghindari terkena denda.”Besok (hari ini, Red) saya kembali ke tempat rantau. Pagi-pagi saya berangkat. Makanya, saya urus sekarang meski ramai dan antrenya panjang biar tidak kena denda,” ujarnya. (ks/ruq/ris/aji/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI