Jaringan Lemot, Pemohon Capil di Blora Berjubel

Juni 22, 2018
Belum ada gambar

BLORA, RAKYATJATENG – Hari pertama pelayanan data kependudukan di beberapa kecamatan mengalami kendala. Mulai dari jaringan terganggu hingga tinta habis, menyebabkan para pemohon memilih pindah ke tempat yang lebih lancar dan cepat, seperti di kantor dinas terkait atau kecamatan lain.Sebagaimana diketahui, selama cuti lebaran kemarin, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Blora dan 10 kecamatan tetap melayani adminduk. Mulai dari tanggal 11, 12 dan 13 Juni 2018. Yaitu mulai Pukul 08.00 sampai 12.00. Selanjutnya, kemarin (21/6) baru dibuka usai libur lebaran.Kepala Dindukcapil Blora Riyanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Penduduk, Agus Listiyono mengaku, hari pertama banyak warga yang memanfaatkan pelayanan Capil. Baik di dinas dan masing-masing kecamatan. Bahkan hingga pukul 16.00 kemarin pihaknya masih menyelesaikan data pemohon kependudukan. “Banyak sekali yang datang, terutama pindah tempat. Sampai berjubel,” terangnya.Dia menambahkan, hari pertama masuk kerja kemarin pelayan bisa dibilang luar biasa. Padat sekali. Bahkan sampai tinta yang ada di kecamatan kehabisan dan harus mengambil di Dindukcapil Blora.“Memang ada yang Ngadat. Mulai dari Kecamatan Todanan, Jati, Randublatung, Kradenan, Kedungtuban dan Cepu. Lainna lancar. Penyebabnya karena ada jaringan lemot,” jelasnya.Agus mengaku, lemotnya jaringan ini tidak ada pengaruh dengan cuaca. Namun ada masalah di tower jaringannya. “Petugas dari Dindukcapil sudah meluncur ke lokasi untuk memperbaiki tower. Semoga segera normal lagi,” harapnya.Dia menambahkan, untuk blangko sendiri dipastikan tidak ada kendala. Sebab diperkirakan hingga akhir tahun mencukupi bahkan berlimpah. “Tidak ada kekosongan. Sampai akhir tahun. Dikirim terus,” tambahnya.Sementara itu, Camat Ngawen Sunanto mengaku, pelayanan pencetakan KTP hari pertama masuk kerja luar biasa banyaknya. Bahkan pemohon dipadati dari beberapa kecamatan lain. Sebab daerahnya mengalami masalah. Baik di Japah, Kunduran, dan lainnya.

Komentar

VIDEO TERKINI