Usai Lebaran, Pemkab Kudus Bangun 2 Tugu Wisata

Juni 21, 2018
Belum ada gambar

KUDUS, RAKYATJATENG – Tahun ini Pemkab Kudus, Jawa Tengah, kembali akan membangun tugu wisata. Rencananya, pembangunan tersebut dilaksanakan usai Lebaran ini. Yakni di dua lokasi, Rahtawu dan Loram. Tugu wisata tersebut dibangun agar setiap desa wisata maupun rintisan desa wisata memiliki ikon yang khas.Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Yuli Kasiyanto melalui Kepala Bidang Destinasi Wisata Dwi Erwindrastuti membenarkan hal tersebut. Ini merupakan salah satu upaya dalam pengembangan rintisan desa wisata.”Sebelumnya kami sudah membangun tugu wisata di empat lokasi. Meliputi Desa Wonosoco, Jepang, Kaliwungu, dan Terban. Kali ini kami akan tambah lagi di dua tempat tersebut,” katanya.Terkait desain dan persiapan lain diakuinya sudah clear beberapa waktu lalu. Namun pelaksanaan pembangunan, pihaknya sengaja memilih waktu usai Lebaran. Alasannya agar bisa lebih efektif.”Pekerjaan proyek kalau dilaksanakan saat puasa kami rasa tidak terlalu efektif. Maka dari itu kami putuskan mulai usai Lebaran,” ujarnya. Pihaknya juga sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 800 juta.Dijelaskan, saat ini Kudus memiliki 19 desa dengan potensi wisata yang baik. Satu desa telah ditetapkan menjadi desa wisata dan memiliki SK dari bupati. Yakni Desa Loram Kulon dengan destinasi wisata budaya dan wisata kuliner bandeng presto.Sedangkan 14 desa lainnya baru mengantongi SK dari Kepala Disbudpar Kudus sebagai rintisan desa wisata. Meliputi Desa Wonosoco, Padurenan, Jepang, Kauman, Wates, Terban, Kaliwungu, Kandangmas, Margorejo, Rahtawu, Colo, Kaliputu, Jurang, dan Dukuh Waringin.”Ada empat desa yang masih dalam proses penetapan SK. Yakni Tanjungrejo, Kuwukan, Hadipolo, dan Ternadi. Semoga tahun ini segera bisa ditetapkan menjadi rintisan desa wisata,” ucapnya. (ks/daf/aji/top/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI