Jelang Debat Ketiga, Ganjar Mengaku Tidak Ada Kesiapan Khusus

Juni 21, 2018
Belum ada gambar

PURWOREJO, RAKYATJATENG – Debat Pilgub Jateng 2018 tahap ketiga atau terakhir bakal digelar Kamis (21/6) di Hotel Patrajasa, Semarang. Calon gubernur nomor urut 1 Ganjar Pranowo nampaknya tak memerlukan persiapan khusus menyambut acara itu dan malah lebih memilih memunguti sampah di objek wisata Curug Gunung Putri, Bruno, Purworejo.Ganjar sedianya mendatangi Gunung Putri untuk menemui puluhan anggota Keluarga Mahasiswa Jawa Tengah (KMJT) yang hendak mendeklarasikan dukungan untuknya dan calon wakil gubernur Taj Yasin. Namun, setibanya di lokasi, pria berambut putih itu malah mendapati kawasan di sana penuh sampah berserakan.Di saat bersamaan, sang gubernur nonaktif itu pun menyadari antusiasme para mahasiswa untuk berfoto dengannya. Dan kemudian terbesitlah ide darinya. “Yang mau foto pungut sampah dulu, itu banyak bungkus itu, ayo,” katanya.Sesaat kemudian aksi itu dicontoh pengunjung lainnya, serta spontan menjadi aksi bersih-bersih sampah. “Ayo jangan biasakan buang sampah sembarangan. Kalau bersih kayak gini jadi nyaman kan wisatanya,” imbuhnya lagi.Soal dukungan terhadap Ganjar-Yasin tadi, Ketua KMJT Andi K Respata menyatakan, pihaknya sembari mengedepankan politik yang bersih, berjanji menggunakan hak suara pada 27 Juni 2018 di tempat pemungutan suara (TPS) masing-masing. Untuk memenangkan Ganjar-Yasin.Hal tersebut, menurutnya, sebagai wujud kontribusi agar pembangunan positif di Jateng bisa berlanjut. “Tetap berkontribusi aktif dalam pembangunan spiritual, mental, material menuju Jateng becik, toto titi tentrem, gemah ripah loh jinawi,” tegasnya.Ganjar sendiri berterima kasih mendapat dukungan dari KMJT. Walau demikian, ia mengatakan kinerjanya sebagai gubernur Jawa Tengah pada periode lalu masih belum sempurna. “Tidak ada yang sempurna karena kesempurnaan milik Allah,” katanya.Sementara soal persiapan debat, Ganjar mengaku tidak ada kesiapan khusus. Ia hanya akan membaca data-data sesuai tema debat terakhir yakni tentang demokrasi, hukum, dan pengembangan kawasan lingkungan.

Komentar

VIDEO TERKINI