Hindari Kebakaran, Pendaki Merbabu Dilarang Merokok dan Buat Api Unggun

Juni 21, 2018
Belum ada gambar

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Kebakaran hutan di kawasan Gunung Lawu, tepatnya di Puncak Hargo Tiling, Petak 63 RPH Nglerak, BKPH Lawu Utara, Kecamatan Jenawi, Karanganyar, Selasa (19/6) menjadi perhatian banyak pihak. Salah satunya Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb). Tak ingin kebakaran serupa terjadi di puncak Merbabu, para pendaki wajib mematuhi peraturan yang berlaku.Hal ini ditegaskan Kasubag TU BTNGMb, Johan Setiawan. Dia mengimbau para pendaki puncak Merbabu untuk tidak membuat api unggun saat berada di camp pendakian. Serta tidak menyalakan rokok saat berada di jalur pendakian.”Kami sudah ingatkan pengelola resort untuk memperingatkan para pendaki yang membandel. Kami tegaskan untuk tidak buat api unggun dan merokok di area pendakian,” kata Johan, Rabu (20/6).Ada lima jalur pendakian menuju puncak Merbabu. Yakni melalui Selo, Boyolali; Thekelan dan Cunthel di Kopeng, Salatiga; serta Wekas dan Suwanting, Magelang. Memasuki libur Lebaran ini, puncak Merbabu jadi primadona para pendaki. Mengingat sampai sekarang jalur pendakian ke puncak Merapi masih ditutup.Petugas di tiap pintu jalur pendakian sudah diberi penekanan agar menyosialisasikan imbauan ini ke para pendaki. Apalagi sekarang ini sudah masuk musim kemarau. Jika sudah terjadi kebakaran dan merembet ke kawasan puncak, api sangat sulit dipadamkan.”Terakhir puncak Merbabu terbakar pada 2015. Menghanguskan 600-an hektare lahan. Semoga musim kemarau ini tak terulang lagi,” beber Johan. (rs/wid/fer/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI