KA Gajayana Lebaran Terbakar di Nganjuk, Ini Penyebabnya

Juni 17, 2018
Belum ada gambar

NGANJUK, RAKYATJATENG – Kereta Api (KA) Gajayana Lebaran mengalami kebakaran di bagian pembangkitnya. Peristiwa terjadi ketika KA berada di Stasiun Nganjuk, Minggu (17/6).Kronologi kejadiannya, KA Gajayana Lebaran tiba di Stasiun Nganjuk pukul 11.10 WIB. Selang dua menit kemudian, petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Nganjuk melihat ada kebakaran. Asap mengepul dari gerbong pembangkit kereta jurusan Gambir-Malang tersebut.”Gerbong kemudian dilepas dari rangkaian dan dilakukan pemadaman dengan alat pemadam APAR,” ujar Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun Supriyanto dalam keterangannya.Bagian pusat pengendali juga langsung menghubungi unit Pemadam Kebakaran Kabupaten Nganjuk. Selanjutnya pada lukul 11.35, api pada kereta pembangkit berhasil dipadamkan. KA Gajayana Lebaran kembali melanjutkan perjalanan pada Pukul 11.46 WIB. “Kereta mengalami keterlambatan selama 42 menit,” paparnya.Dari info sementara, penyebab kebakaran bersumber dari genset. KA Gajayana Lebaran akan dilakukan penggantian pembangkit di Stasiun Kertosono, dan akan dikirim dari Madiun dengan KA 188 (Logawa).KAI menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. “Kami akan melakukan tindakan pengamanan untuk menjamin keselamatan perjalanan KA,” ucap Supriyanto.Kepala Stasiun Malang Kota Baru Arief Nugroho menyampaikan, kejadian tersebut tidak berpengaruh pada jadwal kereta dari dan ke Malang. Keberangkatan kereta pun masih sesuai yang dijadwalkan. “Sementara tidak ada (pengaruh). Keterlambatan kedatangan sementara belum ada,” jelasnya.(fis/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI