Bupati Rembang Curhat Masalah Kebangsaan dengan Para Ulama

Juni 12, 2018
Belum ada gambar

REMBANG, RAKYATJATENG – Aksi terorisme, paham radikal maupun maraknya narkoba menjadi keprihatinan serius Pemkab Rembang. Jika tidak segera dicegah akan merusak kehidupan berbangsa. Untuk itu, pemkab menggelar silahturahmi bersama Ulama dan Umara serta tokoh agama, guna mencari solusi yang tepat.Hadir dalam silaturahmi di Pendapa Museum RA Kartini diantarnya, KH. Maemoen Zubair, KH Mustofa Bisri (Gus Mus), dan Habib Anis Sahab. Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sambutannya menuturkan bersilaturahmi dengan Ulama dan Umara sebagai bentuk menyatukan persepsi perjalanan pemerintahan. Apalagi sekarang banyak pihak-pihak yang ingin mengaco negara, mulai teroris, paham radikal dan maraknya narkoba. ”Inilah yang menjadi perhatian kita,” ungkapnya, belum lama ini.Pihaknya berharap dengan silaturahmi dengan Ulama dan Umara akan mampu merekomendasikan kepada Pemkab Rembang. Apa yang harus diperbuat. Meskipun pemerintah juga sudah menyiapkan sejumlah konsep penanggulangannya.”Tetapi lebih sempurna alangkah baiknya elemen masyarakat utamanya tokoh agama diajak bicara memecahkan persoalan,” ungkapnya.Salah satu pengulangan masalah radikalisme dan narkoba hasil dari silaturahmi pertemuan merekomendasikan agar setiap ada permasalahan pemerintah merespons cepat dan efektif serta berkelanjutan alias tak hanya sekali. ”Melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan ada rumusan yang disampaikan Gus Mus, salah satunya dengan direalisasikan aksi yang akan dilakukan bersama-sama,” ungkap bupati.Tentu semuanya akan berjalan baik jika mendapat dukungan semua pihak seperti, Polri dan TNI.(ks/noe/ali/top/JPR)

Komentar

VIDEO TERKINI