Jasa Penukaran Uang Ramai, Polres Kudus Antisipasi Upal

Juni 11, 2018
Belum ada gambar

KUDUS, RAKYATJATENG – Lebaran tinggal lima hari lagi. Jasa penukaran uang baru ramai didatangi masyarakat. Kondisi itu memunculkan kerawanan terjadinya peredaran uang palsu (upal).Untuk mengantisipasinya, Sat Binmas Polres Kudus melakukan pemeriksaan dan mengimbau masyarakat kemarin.Sejumlah anggota Satbinmas mendatangi sejumlah warga yang menyediakan jasa penukaran uang di Jalan Sunan Kudus dan Alun-alun Kudus. Petugas memastikan uang baru yang ditawarkan asli atau palsu dengan memeriksa uang tersebut. Uang diteliti mulai dari bentuk kertas, warna, dan lainnya.Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kasubag Humas AKP Sumbar Priyono menyampaikan, selain memeriksa uang, petugas juga memberi imbauan kepada masyarakat supaya berhati-hati saat menukarkan uang. Utamanya, kehati-hatian supaya memeriksa uang terlebih dulu.”Saat melakukan penukaran uang, jangan sampai mendapat uang palsu. Ada selisih nilai uang yang ditukar atau sebagainya. Masyarakat kami minta selalu waspada. Jangan sampai penukaran uang malah memicu terjadinya tidak kriminalitas,” imbaunya.Dia melanjutkan, menjelang hari raya, jasa penukaran uang semakin ramai. Kondisi itu berpotensi menimbulkan tindak kriminalitas. Karena itulah, petugas dari Sat Binmas Polres Kudus terus mengimbau kepada masyarakat supaya waspada dan berhati-hati.AKP Sumbar Priyono menyampaikan, selain memeriksa uang, petugas juga memberi imbauan kepada masyarakat supaya berhati-hati saat menukarkan uang. Utamanya, kehati-hatian supaya memeriksa uang terlebih dulu.”Saat melakukan penukaran uang, jangan sampai mendapat uang palsu. Ada selisih nilai uang yang ditukar atau sebagainya. Masyarakat kami minta selalu waspada. Jangan sampai penukaran uang malah memicu terjadinya tidak kriminalitas,” imbaunya.Dia melanjutkan, menjelang hari raya, jasa penukaran uang semakin ramai. Kondisi itu berpotensi menimbulkan tindak kriminalitas. Karena itulah, petugas dari Sat Binmas Polres Kudus terus mengimbau kepada masyarakat supaya waspada dan berhati-hati. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI