Dishub Gerobogan Tutup 37 Perlintasan KA, KAI Semarang Tambah 119 Penjaga

Juni 11, 2018
Belum ada gambar

GROBOGAN, RAKYATJATENG – Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan akan menutup 37 perlintasan kereta api (KA). Perlintasan tersebut, semuanya merupakan perlintasan jalan sebidang. Yakni antara jalur KA dengan jalan raya. Sehingga sangat berbahaya dan rawan terjadi kecelakaan.Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Grobogan Agung Sutanto melalui Seksi Pengawasan dan Pengendalian Operasional Khoirus Sa’id mengatakan, dalam setahun ini Dishub memprogramkan penutupan 33 titik perlintasan KA di Kabupaten Grobogan.Namun sebelum dilakukan penutupan, petugas melakukan pendataan di setiap desa. Kemudian mengkroscek ke lapangan. Sehingga melakukan penutupan dengan mengoordinasi kebutuhan desa.”Kami juga melakukan sosialisasi kepada warga, agar pengguna jalan tidak kaget dan bisa mencari jalan alternatif lain,” terangnya.Tak hanya langkah penutupan perlintasan, Dishub Grobogan juga mengajak desa yang belum memiliki palang pintu untuk menyediakan. Caranya dengan swadaya atau menggunakan anggaran desa.Disebutkan, selain 33 titik yang menjadi tanggung jawab kabupaten itu, ada 98 titik yang menjadi tanggung jawab desa. Serta delapan titik perlintasan yang menjadi tanggung jawab provinsi.Tahun ini, ada desa yang telah memasang palang pintu menggunakan dana desa, antara lain Desa Sedadi, Gabus, Depok, dan Katong.Terpisah, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Suprapto menambahkan, dalam menghadapi momen Lebaran, pihak Daop 4 Semarang juga akan menambah petugas penjaga perlintasan. Jumlah petugas itu mencapai 119 orang.”Kami selalu ingatkan jika palang pintu dan penjaga perlintasan hanyalah alat bantu keamanan semata. Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas di perlintasan jalur kereta api dengan jalan raya, agar mematuhi rambu lalu lintas. Hal ini untuk keselamatan warga sendiri,” imbaunya. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI