Harga Daging Ayam di Solo Tembus Rp 38 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya

Juni 10, 2018
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Aksi mogok massal yang dilakukan oleh puluhan pengepul ayam potong di Soloraya berdampak pada naiknya harga ayam di pasaran. Hari ini, harga daging ayam tembus di angka Rp 38 ribu, bahkan ada yang sampai menjualnya dengan harga Rp 45 ribu.Kenaikan harga yang ugal-ugalan ini terjadi lantaran tidak adanya pasokan ayam di sejumlah pasar. Salah seorang pedagang ayam di Pasar Legi, Warni,47 mengatakan, bahwa kenaikan harga ayam terjadi baru hari ini.Sehari sebelumnya, dia menjual ayam dengan harga Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan untuk hari ini, dirinya menjual Rp 38 ribu per kilogram.”Karena stok ayam sulit, otomatis harganya juga ikut naik dan ini naiknya sangat banyak Rp 3000,” terangnya, Minggu (10/6).Warni mengatakan, minimnya pasokan ayam ini merupakan dampak dari aksi mogok masal yang dilakukan oleh pengepul ayam di Soloraya. Sebelumnya, pasokan ayam masih lancar. Tetapi, sejak Minggu (10/6) pasokan daging ayam sudah sangat sulit. “Ya kemarin kan ada yang demo mogok masal, jadi ini pasokan daging jadi sulit,” ucapnya.Kenaikan harga daging ayam tersebut juga berdampak pada menurunnya jumlah pembeli. Warni mengatakan, jika sebelumnya dalam sehari dirinya menjual daging ayam hingga 200 kilogram.Tetapi, untuk hari ini dirinya tidak yakin mampu menjual sampai dengan 100 kilogram. “Kalau harga tinggi otomatis pembelinya juga turun, dan ini sangat sepi,” tandasnya.Sementara itu, Staf Khusus Mendag Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana mengatakan, pihaknya akan mengundang stakeholder terkait dengan ayam untuk menyelesaikan permasalahan harga ayam. Menurutnya, naiknya harga ini tidak bisa diselesaikan dengan satu pihak saja.“Nanti kami kumpulkan stakeholder, dan mencari akar permasalahan mengenai kenaikan harga ini,” katanya usai Sidak di Pasar Legi. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI