Warga di Grobogan Geruduk Tempat Karaoke dan Kos-kosan

Juni 8, 2018
Belum ada gambar

GROBOGAN, RAKYATJATENG – Razia di bulan suci ini tidak hanya dilakukan aparat keamanan, tetapi oleh warga. Sebuah tempat karaoke di Desa Gubug, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, digeruduk ratusan warga. Mereka berasal dari berbagai organisasi masyarakat.Warga ingin tempat karaoke tersebut ditutup. Tindakan dari warga tersebut karena sebelumnya langkah persuasif tidak digubris. Pengelola karaoke masih saja nekat buka di Ramadhan.Usai di tempat kafe karaoke, ratusan warga melakukan razia di tempat kos. Lokasinya di depan karaoke tersebut.Pengelola kafe karaoke dan penghuni kos-kosan tersebut dibawa ke Balai Desa Gubug untuk dilakukan pendataan dan diproses. Oleh aparat keamanan diberikan pembinaan. Pengelola kafe karaoke juga diminta tidak membuka kafe karaoke lagi karena tidak memiliki izin operasi.”Kegeraman warga ini karena beberapa kali melakukan aksi damai. Pendekatan sebagai upaya persuasif untuk menutup kafe karaoke. Tetapi masih nekat buka,” kata Sekcam Gubug Kuspriati.Dikatakan, aksi itu dilakukan secara damai dengan tujuan menutup kafe karaoke yang tidak berizin. Apalagi di sisi timur ada papan Desa Gubug Desa Layak Anak. ”Artinya memang kami ramah perkembangan masa depan anak jangan sampai dipertaruhkan,” terangnya.Kuspriyati menambahkan, pengelola kafe hanya sewa di lahan warga desa setempat. Sebelum aksi, mereka diminta mengurus izin tetapi belum dilakukan. Namun, warga Desa Gubug tidak mengizinkan ada kafe karaoke. ”Pemkab Grobogan sepakat tidak menambah spot atau area karaoke yang sudah ada,” tandasnya. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI