Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat Dimusnahkan di Pendapa Pati

Juni 7, 2018
Belum ada gambar

PATI, RAKYATJATENG – Ribuan miras berbagai merk dimusnahkan di depan Pendapa Kabupaten Pati pagi kemarin. Pemusnahan ribuan botol miras ini diikuti bupati beserta jajaran forkopimda Kabupaten Pati.Ribuan botol miras yang dimusnahkan ini merupakan hasil razia penyakit masyarakat (pekat) yang dijalankan kepolisian selama kurun waktu satu setengah bulan. Selain itu ada pula barang bukti titipan dari razia yang dilakukan pihak Satpol PP.Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti kepada Jawa Pos Radar Kudus mengungkapkan, total ada 5.193 botol miras yang dimusnahkan dengan alat berat. ”Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga Kabupaten Pati dari penyakit masyarakat berupa miras ini,” terangnya.Lebih lanjut, kegiatan ini juga dalam rangka melindungi generasi muda dari pengaruh miras. Seperti diketahui, efek miras sangat berbahaya. Sejumlah tindak kekerasan maupun kriminal bermula dari pengaruh minuman setan ini.”Masih ditemukannya ribuan botol miras dalam kurun waktu satu setengah bulan ini tentu membuat kami prihatin. Artinya pangsa pasar miras masih luas. Masyarakat masih banyak meminati minuman seperti ini. Kami harap ke depan miras jangan sampai tumbuh subur peminatnya,” imbuhnya.Pemusnahan barang bukti miras ini dilakukan dalam rangkaian apel gelar pasukan operasi ketupat candi 2018. Bertindak sebagai pemimpin apel Kasat Sabhara Polres Pati AKP Sugino. Apel ini dilakukan dalam rangka menyiapkan pasukan menyambut pengamanan lebaran. Polres Pati telah menyiapkan enam pospam yang tersebar di beberapa titik.Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haryanto yang menjadi pembina apel berkesempatan menyematkan pita kepada perwakilan petugas pengamanan lebaran baik dari unsur kepolisian, Satpol PP, dan juga personel Dinas Perhubungan.Usai apel, Bupati Haryanto juga mengecek kondisi kendaraan operasional kepolisian. Ia mengingatkan supaya mengantisipasi ancaman kerawanan yang sering terjadi saat lebaran. ”Rumah kosong, kemacetan, kecelakaan, dan kenaikan harga harus diantisipasi yang baik,” ucapnya. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI