Ditahan KPK, Bupati Purbalingga Acungkan Salam Metal

Juni 6, 2018
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Bupati Purbalingga, Jateng, Tasdi. Orang nomor satu di ‘kota rambut palsu’ tersebut ditahan di Rutan KPK (K4) selama 20 hari ke depan usai menjalani pemeriksaan intensif selama kurang lebih 17 jam.”Ditahan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, kepada wartawan di kantornya, Selasa (5/6) malam.Selain Tasdi, KPK juga menahan beberapa tersangka lain, di antaranya Kabag ULP Pemkab Purbalingga, Hadi Iswanto (Rutan Guntur), dan tiga orang dari pihak swasta yakni Hamdani Kosen (Rutan Polres Jakpus), Librata Nababan dan Ardirawinata Nababan (Rutan Polres Jaktim).Menanggapi penahanannya oleh penyidik KPK, Tasdi yang keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 21.57 WIB dengan mengenakan rompi tahanan oranye, enggan memberikan komentar apapun ke awak media. Namun, hal yang aneh kembali dilakukannya. Sama seperti pada saat dirinya sampai di gedung KPK usai ditangkap, dia mengacung salam metal, ketika diberondong beragam pertanyaan awak media.Senada dengan Tasdi, aksi bungkam juga dilakukan Hadi Iswanto yang keluar sekitar pukul 21.55 WIB. Hadi yang keluar terlebih dahulu, enggan mengucapkan kata apapun ke awak media, kendati dicecar bertubi-tubi dengan beragam pertanyaan.Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Purbalingga, Jateng, Tasdi sebagai tersangka. Selain Tasdi, penyidik KPK juga menetapkan beberapa pihak lain antara lain sebagai tersangka, antara lain Kabag ULP Pemkab Purbalingga, Hadi Iswanto, dan tiga orang dari pihak swasta yakni Hamdani Kosen, Librata Nababan dan Ardirawinata Nababan.“Setelah melakukan pemeriksaan 1×24 jam dilanjutkan dengan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji oleh Bupati Purbalingga secara bersama-sama terkait pengadaan barang dan jasa di Pemkab Purbalingga” terang Ketua KPK Agus Rahardjo, dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (5/6) malam.

Komentar

VIDEO TERKINI