Naik Motor Custom di Kudus, Menristek: Sudah Mirip Pak Jokowi Belum?

Juni 4, 2018
Belum ada gambar

KUDUS, RAKYATJATENG –Mengunjungi Kabupaten Kudus, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Dikti Mohamad Nasir menyempatkan diri ke berbagai tempat. Mulai dari mencoba naik motor custom di Museum Jenang hingga melihat perkembangan smart technology. Tak hanya itu menteri satu ini, juga menyempatkan diri berkunjung ke sekolah vokasi.Hadir dalam menyambut, Direktur PT Mubarok Food Muhammad Hilmy, Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) Suparnyo, aktivis perempuan Hindun Anisah, dan beberapa tokoh lain.Dalam lawatannya, M Nasir bersama rombongan pertama-tama mengunjungi Museum Jenang. Tak hanya melihat proses pembuatan jenang, Nasir juga mencoba motor custom. ”Gimana, sudah mirip Pak Jokowi belum?” kelakarnya. Seluruh tamu undangan tertawa. Beberapa di antaranya memotret aksi menteri yang mengungkap kasus universitas abal-abal di Indonesia ini.Menurut keterangan Hilmy, motor yang dipajang di museum ini sering mengikuti kontes nasional. Sengaja dipajang untuk mempermanis ruangan. Motor berwarna hijau berukir naga itu, diberi nama motor otored TK. Selain itu, ada juga motor masa remaja yang juga dipasang di museum jenang.Nasir juga melihat mesin produksi jenang hingga proses pengemasan. Tak hanya itu, dia juga memuji berbagai inovasi PT Mubarok Food dalam mengembangkan produknya. ”Saya mengapresiasi inovasi perusahaan swasta dalam mengembangkan produknya,” ungkapnya.Namun, untuk membuat produk lebih berkembang, harus ada inovasi rasa. Rasa harus disesuaikan dengan lidah pembeli. Baik dari Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga luar negeri. Dengan begitu semua jenis lidah familiar dengan jenang.Selain itu, packaging dan bahan tak boleh lepas dari inovasi. Di Jepang 60 persen biaya digunakan untuk mendesain packaging. Begitu juga dengan bahan utama, juga dipikirkan dengan matang. ”Kalau rasa, saya pastikan Jepang kalah dengan kita. Namun kenapa kok lebih unggul? Sebab packaging mereka jauh lebih bagus ketimbang kita. Maka kita harus berinovasi,” sarannya.

Komentar

VIDEO TERKINI