Petani Boyolali Kesulitan Bersihkan Abu Merapi dari Tanamannya

Juni 3, 2018
Belum ada gambar

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Sebagian warga Selo, Boyolali, Jawa Tengah, mulai membersihkan tanaman pertaniannya yang terkena hujan abu vulkanik dari Gunung Merapi. Hal itu dilakukan dengan harapan tanamannya tidak rusak dan dapat tumbuh subur lagi.Hanya saja, untuk membersihkan abu tersebut ternyata tidak mudah. Seperti yang dilakukan Tentrem (50) warga Dukuh Klakah Duwur, Desa Klakah, Kecamatan Selo, Boyolali. Dia kesulitan membersihkan abu yang menempel pada tanaman cabenya dengan cara disemprot menggunakan air.”Ini mau saya obat, tapi saya bersihkan dulu abunya (dengan disemprot air). Tapi ternyata susah,” kata Tentrem ditemui di ladangnya Minggu (3/6).Air yang disemprotkan ke tanaman sayuran tersebut ternyata tidak bisa membersihkan seluruh abu yang menempel. Memang sudah terlihat agak bersih, namun masih ada abu yang menempel. “Ya, lumayan bisa lebih bersih,” ujar Tentrem.Dia pun berharap turun hujan agar abu yang menempel pada tanaman dan atap genteng rumah bisa segera hilang. Karena tanaman yang terkena hujan abu tersebut, menjadi rusak dan dikhawatirkan bisa gagal panen.”Itu pupusnya geseng-geseng (gosong), mungkin karena (abunya) panas,” imbuh dia.Yatno (49) warga Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, mengaku was-was tanaman tembakau dan cabenya mati karena abu vulkanik dari erupsi Merapi tersebut. Dia pun membersihkan abu di tanamannya tersebut dengan cara digepyok menggunakan bambu kecil.Setelah tanaman bergoyang akibat gepyokan diharapkan abu yang menempel bisa rontok. Namun usaha itu juga tidak bisa meluruhkan semua abu yang menempel di tanaman bisa bersih.Sementara terpisah Camat Selo, Jarot Purnomo, mengatakan hampir seluruh lahan pertanian di wilayah Kecamatan Selo terkena hujan abu pada erupsi Jumat (1/6) pagi lalu. Dia pun mengaku belum mendata resmi tingkat kerusakan tanaman dan luas arealnya.

Komentar

VIDEO TERKINI