Pantau Kesiapan Jalur Mudik, Kakorlantas Bersepeda 104 Km di Jalan Tol

Juni 3, 2018
Belum ada gambar

KENDAL, RAKYATJATENG – Tantangan Korps Lalu Lintas (Korlantas) setiap mudik Lebaran adalah memastikan arus berjalan lancar. Apalagi, pada tahun ini diprediksi ada 45 ribu kendaraan yang akan mudik dari Jakarta. Korlantas harus tahu betul seluk beluk jalan yang dilewati supaya bisa mencari pengalihan arus.Kakorlantas Irjen Royke Lumowa memilih untuk bersepeda saat memantau jalur mudik, Sabtu (2/6). Dia nggowes di jalan tol sepanjang 104 km. Tidak percuma, berbagai rencana rekayasa berhasil didapatkan. “Dari pada Naik mobil, sulit untuk mengetahui kondisi dengan detil,’’ ujarnya.Kakorlantas mengayuh sepedanya dalam tiga tahap. Pertama dari jalan tol Kendal-Krapyak sejauh 34 km. Yang kedua, jalan tol Salatiga-Colomadu sejauh 32,5 km. Terakhir, Jalan tol Wilangan- Kertosono sejauh 38 km.Hampir di setiap tahap bersepeda dia selalu berada di depan. Jajarannya mengikuti dari belakang juga dengan bersepeda. Terkadang, dia berhenti lantas memantau kondisi jalan tol. Debu jalanan yang tebal tidak menghentikannya memantau kondisi jalan.Irjen Royke menuturkan, bahwa debu jalanan yang tebal ini nanti akan dihilangkan dengan melakukan penyiraman. Sehingga, pengemudi yang mudik tidak terganggu jarak pandangannya. “Ini harus disiram air sepanjang jalan,” paparnya.Setelah bersepeda, dia kerap berdiskusi dengan jajarannya. Menurutnya, salah satu rekayasa yang perlu dilakukan adalah mengalirkan arus dari jembatan Kalikuto di Jalan Tol Kendal. “Karena belum jadi dan jembatan Kali Kenteng elevasinya terlalu tinggi,” papar Royke.Seperti diberitakan sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa mengecek persiapan jalur mudik. Dimulai pada Jumat (1/6) hingga Minggu (3/6). Untuk hari pertama, Kakorlantas mengunjungi Jalan Tol Batang- Semarang. Tepatnya Jembatan Kalikuto yang diprediksi belum kelar hingga puncak arus mudik. Yakni, 8-10 Juni nanti.

Komentar

VIDEO TERKINI