Beroperasi 4 Bulan, Pasar Waru Demak Beromzet Rp 142 Juta per Hari

Juni 2, 2018
Belum ada gambar

DEMAK, RAKYATJATENG – Kebijakan Pemerintah mendorong pergerakan ekonomi di daerah dengan mendirikan sejumlah pasar mulai membuahkan hasil. Salah satunya, apa yang dipotret dari pasar di Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Demak, Jawa Tengah. Pasar yang baru beroperasi sekitar 4 bulan itu telah menghasilkan omzet Rp 142 juta per hari.”Kami berharap adanya pasar kawasan ini, bisa membantu masyarakat di sini untuk memperjualbelikan hasil produksinya sehingga mampu lebih meningkatkan hasil ekonominya,” ujar Harlina Sulistiyorini, Plt Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP) Kemendes PDTT dalam keterangannya saat meninjau pasar Waru, Demak, Jumat (1/6).Bergeraknya perekonomian di wilayah diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan itu.Hadirnya pasar kawasan pedesaan, kata Harlina, cukup membantu masyarakat setempat, terutama dalam menghadapi momen Ramadan dan Lebaran yang sebentar lagi tiba.Pasar kawasan pedesaan yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama antara Desa Waru dan Desa Ngamplak ini merupakan bantuan dari Kemendes PDTT tahun anggaran 2017. Bantuan tersebut terdiri dari 24 lapak pedagang dan 8 ruko yang mampu menampung 50 pedagang.Program pasar kawasan perdesaan dimulai sejak tahun 2016 dengan membangun di 29 kabupaten. Pada 2017 dibangun di 14 kabupaten, dan di 2018 dibangun di 13 kawasan.Sehingga pasar-pasar ini bisa kita replikasi untuk kawasan luar jawa yang punya potensi pengembangan pasarnya. Sehingga nanti bisa berkembang masyarakatnya sejahtera,” ujarnya.Ketua BUMDes Bersama Berkah Jaya, Diah Winarni mengakui, antusias warga untuk berdagang di pasar tersebut cukup tinggi. Jumlah lapak yang telah dibangun belum mampu menampung seluruh pedagang. Ia berharap pasar tersebut dapat berkembang pesat sehingga pasar kawasan tersebut dapat segera diperluas. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI