Sidak Tol Solo-Kertosono, Dirjen Perhubungan Darat: Rambu Masih Minim

Juni 1, 2018
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi melakukan pengecekan jalan tol Solo-Kertosono (Soker), Jumat (1/6). Kegiatan ini sekaligus memastikan kesiapan jalan tol tersebut untuk difungsikan saat arus mudik dan arus balik pada lebaran tahun ini.Hasil pengecekan yang dilakukan akan disampaikan kepada masyarakat, terutama mereka yang akan melintasi jalur tol saat mudik. Dengan begitu, masyarakat setidaknya bisa mempunyai gambaran dan melakukan persiapan saat melintasi jalur mudik.”Kami perlu menyampaikan masyarakat yang akan menggunakan tol, untuk jalur mudik. Dan nantinya perlu ada tips yang bisa diikuti oleh masyarakat,” terangnya.Fokus pengecekan jalur tol diantaranya adalah kondisi jalan tol itu sendiri, kelengkapan rambu dan juga penunjuk lokasi. Selama ini, Budi mengatakan, dirinya mendapati jumlah rambu yang ada di tol masih sangat minim. Terutama rambu mengenai batas kecepatan.”Kami menyarankan agar batas kecepatan antara 40 kilometer per jam sampai dengan 60 kilometer per jam saja,” ucapnya.Hal ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan tol. Mengingat, jalan tol Solo-Kertosono merupakan jalan tol yang baru rampung dibangun, bahkan beberapa bagian masih dalam proses finishing atau penyelesaian. Sehingga, kondisinya belum begitu sempurna. Pun begitu, Budi memastikan jalan tol Solo-Kertosono sudah layak untuk digunakan.”Nanti ada yang dioperasionalkan tapi belum berbayar, atau difungsikan darurat, atau juga difungsikan saja,” ungkapnya.Budi kembali menekankan kepada pengelola jalan tol untuk menambah rambu penunjuk wilayah. Ini ditujukan agar para pemudik bisa mengetahui posisinya saat berada di jalan tol. Pasalnya, pemudik merupakan orang yang mungkin baru melintasi jalan tol. Sehingga mereka kurang begitu paham mengenai daerah mana yang dilintasinya.

Komentar

VIDEO TERKINI