Hadapi Arus Mudik dan Balik, Petugas Tol Semarang-Salatiga Ditambah

Juni 1, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Antisipasi pengamanan jalur mudik lebaran 2018 melalui tol Semarang – Tingkir dilakukan PT Trans Marga Jateng (TMJ). Direktur Utama PT TMJ, Yudi Krisyunoro mengungkapkan jika penambahan beberapa fasilitas dilakukan untuk membuat nyaman para pengguna tol.Selain itu Yudi mengatakan jumlah petugas jaga juga akan lebih banyak saat memasuki arus mudik lebaran 2018. Dimana jika pada hari biasa, jumlah petugas dari tol Semarang – Salatiga sebanyak 70 orang, saat lebaran nanti akan ditambah menjadi 115. Jumlah petugas tersebut secara rinci yaitu supervisor pelayanan transaksi, dan petugas pelayanan transaksi.Adapun tol Semarang–Salatiga terdapat tiga seksi yaitu Semarang–Ungaran, Ungaran–Bawen dan Bawen–Salatiga. Menurut Yudi, permasalahan justru terletak pada transaksi pembayaran tol yang saat ini sudah menggunakan E-Tol.Menurut Yudi, masyarakat Jawa Tengah khususnya saat ini belum terbiasa dalam penggunaaan metode pembayaran E-Tol tersebut. Hal tersebut terbukti dimana pengguna tol tidak memperhatikan jumlah saldo di dalam kartu transaksinya. “Sehingga saat di tol justru habis tidak tahu, akhirnya kita kasih petugas jaga untuk berjaga-jaga bagi pengguna tol yang kehabisan saldo E-Tol,” ujarnya.Selain pengisian saldo kartu elektronik tersebut, saat ini TMJ tengah menggandeng pihak perbankan untuk menyiapkan fasilitas pendukung kelancaran transaksi seperti penjualan kartu eletronik.Dimana fasilitas tersebut dapat dijumpai disetiap gerbang tol Semarang–Salatiga. Saat ini ada 5 gerbang tol yang akan dibuka diantaranya gerbang tol banyumanik, Ungaran, Bawen, Salatiga, dan fungsional Salatiga.“Ini sudah seperti biasanya, yang membedakan yaitu saat ini sudah ada transaksi non tunai. Mungkin yang menjadi kendala itu. Dimana masyarakat Jateng belum terbiasa dengan kondisi tersebut,” katanya.Dimungkinkan, petugas juga akan jemput bola kepada kendaraan yang akan masuk tol. Hal itu dilakukan karena setiap lebaran, antrean masuk tol terjadi. Melalui sistem non tunai setidaknya, lanjutnya, setiap pengendara tidak perlu mengantre. Karena petugas akan mendatangi setiap kendaraan yang akan masuk untuk menempelkan kartu non tunai tersebut.

Komentar

VIDEO TERKINI