Dua Titik di Jateng Ini Diantisipasi Agar Tidak Macet saat Mudik

Juni 1, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyatakan terdapat dua titik yang bakal diantisipasi penuh agar tak terjadi kemacetan pada saat musim mudik nanti. Lokasi termaksud adalah Jembatan Kali Kuto arah Batang-Semarang dan jalur fungsional Salatiga-Boyolali.Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, pada lokasi yang pertama, belum rampungnya Jembatan Kali Kuto menjadi alasan kemungkinan timbulnya titik kemacetan di lokasi. Lantaran, jalur fungsional pada saat itu akan terputus.”Selama puncak arus mudik tanggal 8 sampai 13 Juni itu tidak difungsikan, tapi seandainya sudah jadi kita gunakan. Itu Lebih bagus,” tuturnya saat ditemui di Gedung Gradika, Komplek Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Kamis (31/5).Ia sendiri menyebut, di jalur tol fungsional Batang-Semarang pada Jembatan Kali Kuto akan mengambil satu ruas jalan nasional. Untuk kemudian pengendara atau pemudik diarahkan keluar dari tol dan masuk tol fungsional lagi.Titik kemacetan berikutnya yang akan diantisipasi adalah jalur tol fungsional Salatiga-Boyolali. Disebutkan Kapolda, ruas jalan nasional ini sangatlah sempit, sehingga jalur fungsional hanya akan dipergunakan pada siang hari.”Untuk Tingkir, Salatiga, ini kita lihat, operasional sampai jam lima sore. Untuk mengurangi kepadatan jalur Salatiga-Boyolali, karena jalurnya cukup sempit dan titik kemacetan biasanya di situ,” ujarnya.Titik kemacetan, lanjut Condro, bagaimanapun juga akan muncul di Kota Semarang. Oleh karena itu, jajarannya akan melakukan pemantauan 24 jam non stop dari momen arus mudik hingga arus balik besok. “Kami pantau dari Brebes hingga Semarang,” tegasnya.Kemudian khusus kebijakan untuk angkutan kendaraan berat, ia mengaku berbeda dengan tahun 2017 lalu. Tahun ini truk hanya dilarang melintas pada tanggal 12 sampai 14 Juni atau pada saat arus mudik, serta arus balik di tanggal 22 hingga 24 Juni.

Komentar

VIDEO TERKINI