Walikota Semarang Luncurkan E-Retribusi, Bayar Retribusi Nontunai

Mei 31, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi meluncurkan sistem pembayaran retribusi pedagang pasar secara online atau yang disebut dengan e-Retribusi di Kawasan Pasar Sampangan, Kamis (31/5).Dalam implementasinya, Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dengan tiga lembaga keuangan atau perbankan yaitu Bank BNI, Bank Jateng dan BTN.”Alhamdulillah hari ini Pemerintah Kota Semarang dibantu rekan-rekan BNI, Bank Jateng dan beberapa perbankan lainnya melakukan peningkatan optimalisasi dan retribusi, yang salah satunya kita wujudkan pada hari ini melalui yang namanya E-Retribusi. Dengan E-retribusi, jika biasanya membayar retribusi pasar dengan uang tunai sekarang tidak perlu lagi,” jelas Hendi, sapaan akrab Walikota.Dikatakan Hendi, e-Retribusi pasar ini salah satu program Pemerintah Kota Semarang yang berbentuk transaksi non tunai atau cash flow money yang bertujuan untuk mengurangi perilaku konsumtif.“Selain itu melalui sistem pembayaran non tunai, biaya pengelolaan dan perawatan uang tunai dapat diminimalkan, karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit, misalnya saja untuk mencetak uang baru dan mencetak uang lagi yang sudah rusak. Jika transaksinya non tunai Insya Allah biaya itu tidak akan terpakai dan bisa digunakan untuk melaksanakan kegiatan pembangunan yang lain,” lanjut Walikota.Adapun fungsinya, Walikota Hendi menguraikan ada tiga. Yang pertama, secara administrasi mejadi lebih tepat dan terperinci sehingga menekan biaya kebocoran. Yang kedua, tidak ada biaya perawatan terhadap uang cash sehingga alokasi anggaran bisa dipakai untuk kegiatan yang lain. Dan yang ketiga, transaksinya menjadi lebih rigid dan detail sekali.”Jika kita membeli di toko retail seringnya kembalian uang dikembalikan dengan ribuan dan permen, namun dengan menggunakan transaksi non cash ini bisa dipakai uangnya sesuai dengan transaksi yang dipergunakan,” tandasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI