Gedung Parkir Dinkes Semarang Dilengkapi Jembatan Penyeberangan ke Pusat Oleh-oleh di Pandanaran

Mei 31, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Aktivitas Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang akan seluruhnya pindah operasional ke Hotel MG Setos Lantai 7 pada 4 Juni mendatang. Sedangkan untuk Puskesmas Pandanaran akan pindah ke GOR Tri Lomba Juang. Saat ini masih dalam proses pengosongan berkas, dokumen dan peralatan untuk dipindahkan.“Saat ini masih proses pengosongan kantor. Tapi aktivitas pelayanan sementara masih di tempat lama. Secara efektif pindah di MG Setos Lantai 7 pada 4 Juni mendatang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Widoyono, kemarin.Nantinya setelah kosong, pembangunan gedung parkir setinggi 10 lantai di lokasi tersebut segera dilakukan. “Sementara ini untuk keperluan administrasi Dinkes sudah dibawa ke Setos lantai 7,” katanya, seperti dilansir dari laman resmi Pemkot Semarang.Ia mengaku, hingga saat ini pelayanan masyarakat berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti. Diperkirakan, pindahnya pelayanan di MG Setos hingga akhir 2019 setelah pembangunan keseluruhan selesai. “Pembangunan dilakukan secara multiyears 2018-2019. Mulai pembangunan diperkirakan pada Agustus mendatang,” katanya.Setelah pembangunan selesai, lanjuutnya, pelayanan Dinkes kembali lagi bangunan baru. “Beberapa lantai digunakan untuk operasional kantor Dinkes dan Puskesmas Pandanaran. Beberapa gedung digunakan untuk fasilitas kantong parkir kawasan Pandanaran,” katanya.Sekretaris Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Irwansyah mengatakan pihaknya saat ini masih dalam proses persiapan lelang pembangunan gedung Dinkes berlantai 10 di Jalan Pandanaran. “Lelang diperkirakan dilakukan pada Juni mendatang. Sedangkan pembangunan mulai Agustus,” katanya.Sebelum proses pembangunan dilakukan, Bagian Aset Pemkot akan membongkar bangunan lama terlebih dahulu. Total anggaran yang disiapkan kurang lebih Rp 135 miliar selama dua tahun. Untuk tahap pertama di 2018, kami anggarkan Rp 85 miliar, sisanya dianggarkan 2019. Ini pertama kali pembangunan multiyears menggunakan APBD Kota Semarang,” katanya.

Komentar