Walikota Solo Setuju Kendaraan Dinas untuk Mudik, Ini Alasannya

Mei 30, 2018

SOLO, RAKYATJATENG – Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo setuju jika kendaraan dinas bisa digunakan untuk mudik Lebaran. Salah satu alasannya, kendaraan akan lebih terawat saat digunakan untuk mudik. Dibandingkan mobil dibiarkan tidak dipakai selama cuti bersama.Namun untuk kebijakan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tetap menunggu keputusan dari pusat. Mengingat untuk penggunaan kendaraan dinas harus mengikuti keputusan dari pusat.”Jujur, kalau saya lebih setuju kalau kendaraan dinas digunakan untuk mudik. Karena akan lebih terawat. Dari pada ditumpuk dan ditinggal selama beberapa hari saat cuti bersama,” ungkap Rudy saat ditemui di rumah dinasnya, Loji Gandrung, Selasa (29/5).Para Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan untuk merawat dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kendaraan dinas yang digunakannya. Semisal nanti terjadi kerusakan atau hal lainnya, maka ASN yang harus memperbaikinya. “Soal BBM, kerusakan atau nanti misal terjadi tabrakan, maka ASN itu yang bertanggung jawab,” kata Rudy.Jika nantinya kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk mudik, maka Pemkot Solo jelas akan kerepotan. Mengingat jumlah kendaraan dinas mencapai ribuan unit. Baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.Selama ditinggal cuti bersama dalam waktu yang cukup lama, otomatis Pemkot Solo harus mempekerjakan petugas untuk mengurusi kendaraan tersebut. “Kalau harus memanasi setiap hari repot juga. Apalagi kendaraan roda dua, harus genjot, bisa gempor kakinya,” tandasnya. (JPC)

Komentar