Walikota: Kalau Hanya Andalkan Pemerintah, Semarang Tidak Akan Semaju Sekarang

Mei 30, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Malam Ramadhan ke-13, tarawih keliling kembali dilaksanakan di Masjid Nurul Yakin, Rumah Dinas TNI Angkatan Laut Kalibanteng Kulon, Senin (28/5). Menurut ustad Kumaidi dalam tausiahnya, saat ini memasuki fase ke-3 Ramadhan.”Menurut Hadist Riwayat Abu Hurairah radhiallohu’anhu Rasulullah bersabda Ramadhan memiliki 3 fase. Awal bulan Ramadhan adalah rahmah, pertengahan adalah maghfirah, dan ketiga adalah ‘itqun minannar atau pembebasan dari neraka. Untuk itu hendaknya kita harus bersemangat dalam beribadah,” jelasnya.Dikatakan, bahwa semua hamba Allah yang diciptakan di dunia ini terpanggil untuk melaksanakan puasa di bulan Ramadhan karena iman. Jika memiliki iman tapi tidak berpuasa, tidak melaksanakan ibadah dan perintah Allah berarti ada yang konslet.”Mumpung dalam bulan Ramadhan mari perbaiki iman dengan melakukan ibadah dengan sungguh-sungguh. Allah SWT akan memberikan ganjaran yang tak kurang-kurang,” ujarnya.Sementara Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang hadir malam itu bersama para muspida dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Semarang mengungkapkan bahwa pihaknya memberi apresiasi karena Semarang adalah satu-satunya kota yang paling kondusif di Indonesia.”Itu bukan karena walikotanya atau Danlanalnya melainkan karena warga Kota Semarang sudah seiya sekata membuat wilayah Semarang tetap kondusif dengan saling menghormati dan menghargai tehadap seluruh perbedaan yang ada di kota Semarang,” tandasnya.Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengapresiasi terhadap jajaran TNI Angkatan Laut yang telah memberikan peranan besar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).”Saat ini ada 13.500 pulau di Indonesia yang diasatukan oleh lautan. Artinya begitu besar peran TNI Angkatan Laut yang telah menjaga sektor kelautan. Seperti dari penyelundupan atau masuknya kapal asing yang dapat memecah belah kesatuan NKRI,” terangnya.

Komentar

VIDEO TERKINI