Tukar Uang Baru Dibatasi Hanya Rp 4,4 Juta Per Orang

Mei 29, 2018

BOYOLALI, RAKYATJATENG -Fenomena penukaran uang baru marak terjadi jelang Lebaran. Tak terkecuali di Boyolali. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo membuka layanan kas keliling. Menggandeng sejumlah bank di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Boyolali, Senin (28/5).”Kami harapkan masyarakat bisa menukarkan uang baru di tempat yang kami tunjuk,” ungkap Kepala KPwBI Solo, Bandoe Widiarto.Bandoe mengatakan, pihaknya menggandeng empat perbankan di Boyolali. Yakni BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BPD Bank Jateng. Membuka layanan dengan istilah jemput bola. Selain masyarakat bisa menukarkan di kantor bank yang telah ditunjuk, BI juga melayani penukaran di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali.”Kami menyiapkan modal penukaran cukup banyak. Yakni pecahan kecil sekitar 3,3 miliar untuk melayani sekitar 700 orang,” jelas Bandoe.Bupati Boyolali, Seno Samodro sepakat dengan imbauan KPwBI Solo agar masyarakat tidak menukarkan uang di pinggir jalan.”Jadi saya sepakat dengan BI Solo agar penukaran uang pakai jalur resmi, tidak di pinggir jalan. Para ASN dan masyarakat umum kami berikan kesempatan. Tukarlah uang, manfaatkanlah sebaik-baiknya,” imbaunya.Saat menuka uang, masyarakat cukup menunjukkan e-KTP sebagai bukti penukaran uang pecahan agar sesuai dengan identitas si penukar. Jumlah uang yang ditukar dibatasi Rp 4,4 juta per orang. Apabila nanti kurang, masyarakat bisa menukarkan di Benteng Vastenburg Solo, 5-7 Juni. (JPC)

Komentar