Ramadhan hingga Lebaran, Kuota Elpiji Bersubsidi di Solo Tambah 10 Persen

Mei 29, 2018
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Dinas Perdagangan (Disdag) Surakarta memastikan kebutuhan elpiji bersubsidi 3 kg alias gas melon pada bulan Ramadhan hingga Lebaran aman. Seiring penambahan kuota penyaluran gas melon dari PT Pertamina. Untuk momentum ini, kuota penambahan mencapai 10 persen.Kepala Disdag Surakarta, Subagiyo menjelaskan, kuota gas melon tiap bulan sekitar 27 ribu tabung. Tapi dengan adanya penambahan ini, bakal membengkak jadi 29 ribu tabung. Penambahan ini sebenarnya sudah dilakukan sejak Februari lalu. Sebab gas melon sempat mengalami kelangkaan pada Januari.”Alasan kelangkaan ini karena pangkalan elpiji Solo banyak yang melayani pembelian dari luar daerah. Kebanyakan digunakan untuk pengairan sawah. Sejak saat itu, kuota terus ditambahkan,” terang Sibagiyo, Sabtu (26/5).Jika merujuk pada tren tahun sebelumnya, penambahan kuota gas melon di masa Lebaran berkisar 5-10 persen. Disdag juga memastikan penambahan 10 persen tahun ini dipertahankan. Agar Lebaran nanti kebutuhan mencukupi.Disdag juga akan memantau ketersediaan di tiap agen dan pangkalan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kelangkaan. Pembinaan pun juga sudah dilakukan. Jika sudah dalam kondisi lampu kuning, disarankan tidak melayani pembelian lebih dari dua untuk tiap konsumen.Sebelumnya, Marketing Branch Manajer PT Pertamina DIY dan Surakarta, Dody Prasetya mengaku berapa pun kebutuhan masyarakat, baik untuk BBM maupun elpiji se-Eks Karesidenan Surakarta, pihaknya siap memenuhi. Prediksinya, untuk bulan Ramadan, wilayah Eks Karesidenan Surakarta membutuhkan 5,6 juta tabung per bulan.Pertamina bakal melihat penyerapan di lapangan seperti apa. Jika bagus akan terus ditambah.”Stok di Boyolali selalu kami jaga untuk memenuhi kebutuhan di se-Eks Karesidenan Surakarta. Termasuk estimasi kenaikan kebutuhan 30 persen itu. Kalau toh misalnya ada gangguan, untuk mitigasi, kami masih bisa mengandalkan pasokan dari Semarang. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” urainya. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI