Jelang Mudik, Pemkab Wonogiri Buka Jalur Alternatif

Mei 29, 2018

WONOGIRI, RAKYATJATENG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonigiri sudah mulai mempersiapan jalur-jalur alternatif yang bisa saja dilalui oleh para pemudik saat Lebaran tiba. Salah satunya dengan membuka jalur alternatif dari Selogiri sampai Ngadirojo.Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri Ismiyanto mengatakan sudah ada hasil evaluasi untuk antisipasi hadirnya arus mudik dan balik Idul Fitri 2017.Rekayasa lalu lintas sudah disiapkan, hal ini dilakukan untuk memecah kepadatan lalu lintas di pusat Kota Wonogiri.”Mulai dari pintu masuk Wonogiri. Kendaraan yang kecil-kecil kami pecah di Sendang Ijo, Selogiri. Kendaraan dari arah Solo diarahkan ke kiri masuk ke jalan Sendang ijo. Jalur ini nantinya akan tembus ke simpang empat Pokoh, atau bisa ke simpang empat Ngadirojo melalui Desa Manjung, Wonogiri Kota,” kata Ismiyanto.Sementara itu kendaraan dari arah Baturetno, akan mulai mengefektifkan jalan lingkar kota. Kendaraan menuju Wonogiri Kota akan dialihkan melalui Desa Pondok, Ngadirojo.”Upaya ini untuk mengurai kemacetan di lampu merah Ngadirojo. Kendaraan dari arah Baturetno akan dialihkan ke kiri masuk Desa Pondok, melalui jalan lingkar kota, tembus ke Tugu Kalpataru, Wonogiri Kota,” kata Ismiyanto.Kemudian untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Wonogiri-Wuryantoro, khususnya di depan pintu masuk obyek wisata Waduk Gajah Mungkur, akan disiapkan kantong parkir baru dan lokasi untuk perputaran kendaraan di area Waduk Gajah Mungkur.”Terkait dengan adanya beberapa pembangunan pelabaran dan jembatan oleh pemerintah provinsi. Atas perintah bupati, kami juga sudah meminta kepala pemerintah provinsi untuk mengamankan jalan dari material. Misalnya di pelebaran Jalan Selogiri-Krisak, minimal sebelum Lebaran harus diaspal satu lapis,” ujar Ismiyanto.Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede melalui Kasatlantas, AKP Dani Permana mengatakan, pengendara diimbau untuk hati-hati saat melintas di jalur rawan.

Komentar