Inilah Tips Menjaga Gizi saat Berpuasa bagi Lansia

Mei 28, 2018

SURABAYA, RAKYATJATENG – Ahli gizi Rumah sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya, Kalina Ratna Dewi, Sp.GK berbagi tips kepada Lansia agar tetap sehat saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.Kalina mengatakan, umumnya Lansia memiliki masalah pada nafsu makan. Kebanyakan dari mereka mengalami penurunan nafsu makan ketimbang saat masih muda.Padahal, tubuh tetap memerlukan asupan-asupan bergizi dan seimbang agar metabolisme dalam tubuh berjalan seimbang.Apalagi saat puasa seperti ini. Untuk itulah, peran keluarga sangat penting untuk mendorong mereka agar tetap semangat untuk mengonsumsi makanan yang sehat.Ia menjelaskan, lansia juga kerap terkena masalah pencernaan yang kurang lancar.Untuk itulah, konsumsi makanan yang tinggi serat sangat diperlukan. Saat berpuasa, pemberian makanan tinggi serat ini bisa diberikan saat berbuka dan setelah tarawih.“Sayur-sayuran hijau itu kaya akan serat. Selain itu, ada buah-buahan, seperti apel dan pepaya itu bagus diberikan agar membantu proses pencernaan mereka,” ujar Kalina.Lebih lanjut dijelaskannya, selain kehilangan nafsu makan, lansia cenderung tak kuat untuk makan dalam jumlah yang besar.Hal ini jika tidak diawasi, akan menimbulkan masalah, seperti gizi tak seimbang. Di sinilah peran keluarga perlu untuk memberikan gizi terbaik kepada mereka.Kalina membagi pola makan lansia menjadi tiga kali dalam sehari, yakni di waktu buka, setelah tarawih dan juga saat sahur.“Presentasenya, 40 persen di waktu buka, 50 persen sahur dan 10 persen pada seusai sholat tarawih,” ujarnya.Pemberian sayur bisa diberikan separuh prosi saat berbuka. Lalu dilanjutkan sesaat setelah tarawih. Begitu pun dengan buah. Tak harus diberikan langsung saat berbuka. Asalkan satu hari ada konsumsi buah, itu sudah cukup.

Komentar