Bupati Klaten: Jabatan Eselon II Segera Dilelang

Mei 28, 2018
Belum ada gambar

KLATEN, RAKYATJATENG – Pekan lalu, Bupati Klaten, Sri Mulyani sudah merotasi sejumlah pejabat Eselon II. Namun, rotasi ini tidak berpengaruh terhadap sejumlah posisi yang kosong. Sebab ada sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten yang belum punya pemimpin.Tak heran, Sri Mulyani memberi instruksi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten untuk segera mengurus segala administrasi untuk segera melelang sembilan jabatan tersebut.”Saya memang sudah minta ke BKPPD untuk segera menyiapkan administrasinya. Soalnya kami akan segera melelangkan jabatan yang kosong, khususnya di Eselon II terlebih dahulu. Soalnya masih ada sembilan yang kosong,” tandas Sri Mulyani, Minggu (27/5).Sri Mulyani menegaskan, dirinya sudah jauh-jauh hari memerintahkan BKPPD untuk mengurusnya. Mengingat proses yang akan dilalui cukup panjang. Karena melibat Komisi Aparatur Sipil Negera (KASN) terkait periizinan. Maka dari itu, pekan ini seluruh adaministrasi diharapkan segera dikebut.”Harus, minggu-minggu ini harus selesai administrasinya. Biar langsung segera dilakukan pendaftaran hingga seleksi. Saya berharap jabatan Eselon II dapat segera terisi,” tegasnya.Akhir pekan lalu, Sri Mulyani memutasi Bambang Sigit Sinugroho sebagai Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Klaten. Menjadi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop dan UKM). Sedangkan posisi Kepala Bappeda diganti Sunarna yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Klaten. Namun mutasi ini berimbas kekosongan jabatan Kepala BPKD yang ditinggalkan Sunarna.Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Mutasi, BKPPD Klaten, Slamet menambahkan, terkait pengisian jabatan Eselon II akan segera di laporkan ke KASN. Mengingat jumlah OPD di lingkungan Pemkab Klaten yang tidak memiliki pimpinan cukup banyak.”Kami segera laporkan ke KASN terlebih dahulu untuk izin prosesnya. Jika sudah dapat izin, maka pengisian secara terbuka dapat dilakukan. Termasuk pembentukan penitia seleksi (Pansel), juga harus mendapatkan persetujuan,” beber Slamet.Diakui Slamet, proses pengisian jabatan Eleson II bakal melalui proses berliku. Selain pelibatan KASN, calon pengisi jabatan harus memenuhi kriteria sebelum melakukan pendaftaran.”Termasuk nanti hasil seleksi dari pansel juga butuh rekomendasi KASN terlebih dahulu. Jika sudah direkomendasi, baru bisa dilantik,” terangnya. (JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI