Penataan PKL di Stadion Taruna Sragen sebagai Ruang Publik bagi Warga

Mei 27, 2018

SRAGEN, RAKYATJATENG — Ribuan orang memadati sepanjang Jl. Veteran hingga halaman Stadion Taruna Sragen, Sabtu (26/5) sore. Warga membuat pagar betis di sepanjang jalur tersebut untuk menyaksikan iring-iringan boyongan pedagang kaki lima (PKL) dari Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen ke Stadion Taruna Sragen.Tak sedikit yang mengabadikan momentum tersebut dengan menggunakan kamera ponsel. Iring-iringan boyongan tersebut diawali empat orang punakawan di barisan paling depan. Disusul sekelompok seniman yang tergabung dalam Dewan Kesenian Daerah Sragen (DKDS) yang menabuh gamelan dan tetembangan macapat di sepanjang jalur.Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Kapolres AKBP Arif Budiman, Dandim 0725/Sragen Letkol (Arh) Camas Sigit Prasetyo, Ketua DPRD Sragen Bambang Samekto, Wakil Ketua DPRD Sragen Bambang Widjo Purwanto, Sekretaris Daerah Tatag Prabawanto, beserta pimpinan daerah lain ikut berjalan kaki dalam iring-iringan tersebut.Tumpengan setinggi 1,5 meter berisi aneka dagangan PKL berada di belakang rombongan Bupati. Sembilan gerobak hias mengikuti dari belakang. Kemudian rombongan para pejabat eselon II dan III berada menyusul di belakangnya.Rombongan terakhir adalah para penari reog ponorogo. Prosesi kirab itu sempat terhenti ketika ada kereta api (KA) lewat. Setelah itu, rombongan tersebut berlanjut berjalan menyusuri Jl. Veteran sepanjang 500 meter.Dua polisi bersenjata laras panjang berjaga di kanan kiri punakawan. Mobil voorijder menjadi penunjuk jalan. Rombongan itu disambut gegap gempita warga di Stadion Taruna.Gunungan berisi aneka dagangan PKL yang ditandu empat orang masuk ke halaman stadion. Puluhan warga sudah bersiap-siap menyerbu gunungan. Begitu gunungan itu diletakkan, massa warga langsung menjarah isi gunungan.Dagangan mainan anak, sepatu, tas, kaus, sayur-sayuran, dan dagangan lainnya langsung ludes dalam waktu kurang dari 5 menit. Ada beberapa warga yang mendapat sepasang sepatu, sepasang sendal, dan lain-lain.

Komentar