Ajak Masyarakat Hidup Bersih, Gus Yasin Punguti Sampah di Alun-alun Pati

Mei 27, 2018

PATI, RAKYATJATENG – Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1, Taj Yasin Maimoen membuat heboh Alun-Alun Kabupaten Pati, Sabtu (27/5) malam. Putra Kyai kharismatik Maimoen Zubair ini memunguti sampah yang berserakan sepanjang alun-alun.Awalnya, Gus Yasin hanya ingin jalan-jalan menikmati malam mingguan di pusat keramaian Pati. Gus Yasin yang ditemani santri-santri Pati, tiba di alun-alun sekira pukul 23.00 WIB. Setelah memarkir kendaraan, mereka jalan-jalan di sekitar alun-alun sembari menyapa warga dan pedagang setempat.Ketika naik ke tengah lapangan alun-alun, Gus Yasin melihat banyak sampah berserakan. Kebanyakan sampah plastik dari kemasan makanan yang dijual di bilangan alun-alun. Meski sudah disiapkan sejumlah tempat sampah di tengah lapangan, masih saja ada seabrek sampah yang berceceran.Begitu melihat suasana kotor tersebut, Gus Yasin langsung meminta kantong plastik besar. Setelah mendapatkannya, dia langasung memunguti satu per satu sampah plastik yang berserakan, dengan kedua tangannya. Melihat aksi tersebut, puluhan santri yang mendampingi Gus Yasin, langsung ikut-ikutan. Sejumlah pengunjung alun-alun pun juga tampak bergabung.Inisiatif Gus Yasin itu jadi semacam gerakan resik-resik alun-alun. Tidak lama, alun-alun yang awalnya sarat sampah berserakan, langasung bersih.”Saya ingin memberikan contoh sekaligus mengajak masyarakat menciptakan budaya dan perilaku hidup bersih di lingkungan masing-masing,” kata Gus Yasin setelah aksi memungut sampah.Menurutnya, agama Islam mengajarkan bahwa kebersihan bagian dari iman. “Pada bulan Ramadhan, pembersihan itu tidak di hati saja, tapi juga di lingkungan sekitar,” ujar politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) iniDijelaskan, masyarakat memang perlu edukasi soal sadar sampah. Termasuk menggolongkan tempat sampah organik dan nonorganik. “Soalnya sampah-sampah ini tidak dibuang begitu saja. Masih bisa diolah atau didaur ulang yang berarti menjadi industri untuk membantu putaran roda ekonomi warga,” jelasnya. (JPC)

Komentar