Tinjau Tol Pejagan-Pemalang, Herry: Tol Fungsional Tapi Rasa Operasional

PEMALANG, RAKYATJATENG – Jika tak dikatakan berlebihan, maka mulus adalah kata sederhana yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi Seksi 3 dan 4 Tol Pejagan-Pemalang.

Tak ada lagi lapisan lean concrete seperti yang digunakan sebagai jalur pemudik pada tahun lalu. Demikian juga debu beterbangan yang berasal dari tanah merah yang ada di samping kiri dan kanan lean concrete.

Seluruh ruas di sepanjang 57,5 kilometer itu kini sudah dilapisi aspal dan rigid pavement. Memberikan kenyamanan yang lebih baik tentunya bagi para pemudik untuk melintasinya tahun ini.

Memang, untuk dua seksi terakhir yang menghubungkan wilayah Brebes Timur-Pemalang ini belum akan diresmikan sebelum Lebaran 2018. Namun, dari sisi kesiapan, keduanya sudah bisa dianggap layak beroperasi.

“Tol ini memang fungsional, tapi rasa operasional,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna saat meninjau lokasi, Sabtu (26/5).

Berbagai rambu jalan serta papan petunjuk sudah terpasang di kedua jalur yang masing-masing memiliki dua lajur. Namun, untuk fasilitas seperti rest area maupun parking bay belum sepenuhnya selesai digarap.

Sejumlah pekerja terlihat masih sibuk membangun konstruksi rest area di KM 275 arah Pemalang. Menurut rencana akan turut dibuka fungsional bersamaan dengan waktu dibukanya kedua seksi itu.

Rest area tersebut tidak dilengkapi dengan pom bensin. Hanya sejumlah fasilitas seperti mushola, tempat makan, toilet dan tempat istirahat lah yang ada di dalamnya.

Maklum, rest area ini tergolong ke dalam tempat istirahat tipe B.

“Kalau SPBU itu di Tipe A. Itu kita setting kalau tidak setiap 10 kilometer ya sampai 20 kilometer. Tapi fasilitas di sini sudah cukup lengkap,” kata dia.

Tak kurang dari 175 kendaraan dapat ditampung di area parkir yang telah disediakan. Di samping itu, rest area ini juga dilengkapi dengan fasilitas bengkel dan tambal ban bila diperlukan oleh pengguna jalan.

Basuki menambahkan, tak kurang dari 13 gardu tol (GT) juga disediakan. Tepatnya di KM 294 di kawasan Kertasari.

Keberadaan GT tersebut untuk menangkap transaksi pembayaran elektronik pengguna jalan yang berasal dari arah Jakarta.

Sementara, bagi pemudik yang baru masuk lewat GT Brebes Timur, tidak perlu membayar apapun bila ingin menuju Pemalang. (kcm)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono