Antisipasi Erupsi, KPU Boyolali Siapkan TPS Khusus Pengungsi Merapi

Mei 26, 2018
Belum ada gambar

BOYOLALI, RAKYATJATENG – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Boyolali mulai antisipasi bila erupsi Gunung Merapi datang, bersamaan dengan gelaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 27 Juni mendatang. Karena itu, lembaga penyelenggara pemilu ini telah menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS) khusus di lokasi pengungsian.Ketua KPUD Boyolali, Siswadi Sapto Harjono mengatakan, kondisi darurat proses pemungutan suara sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 dan Peraturan KPU (PKPU). KPU harus mendirikan TPS di daerah bencana tersebut.“Ini gejalanya sudah berhari-hari. Saat Gunung Merapi erupsi sewaktu-waktu, maka kami sudah harus mengantisipasinya,” kata Siswadi.Siswadi, dalam waktu dekat akan mengundang penyelenggara pemilu di Kecamatan Selo, Cepogo, dan Musuk. Koordinasi itu untuk membahas antisipasi terjadi bencana sebelum maupun pada saat pencoblosan berlangsung.“Selain PPK di tiga kecamatan itu, kami juga undang para camat, BPBD Boyolali, Kesbangpol, disdukcapil, dan polisi untuk membahas bagaimana antisipasi jika terjadi erupsi mendekati hari-H atau hari-H pencoblosan,” ujarnya.Jika terjadi bencana erupsi sebelum masa pencoblosan, maka KPUD akan membuat TPS di daerah pengungsian. Sedangkan jika erupsi terjadi saat pencoblosan, maka akan dihentikan dan dilanjutkan kembali di TPS bencana atau pegungsian.“Kalau saat pencoblosan terjadi erupsi, maka proses dihentikan dan semua diselamatkan untuk dipindah ke TPS pengungsi. Dengan catatan proses dilanjutkan dengan meneruskan proses yang ditunda sebelumnya,” imbuhnya.Selain itu, pemilih di TPS awal tidak boleh terpencar di TPS bencana. Setidaknya mereka masih berada dalam satu kawasan untuk memperlancar pencoblosan. Sementara itu, lokasi TPS pengungsian ini bisa didirikan di luar wilayah bersangkutan.Misalnya di wilayah Tlogolele terdampak bencana dan lokasi paling memungkinkan berada di wilayah Magelang karena paling dekat, maka TPS bisa didirikan di daerah itu.

Komentar

VIDEO TERKINI