Cegah Kebocoran, Parkir Tepi Jalan di Semarang Akan Gunakan Sistem Berlangganan

Mei 25, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Untuk menata parkir tepi jalan umum di Kota Semarang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang berencana menerapkan sistem parkir berlangganan. Dengan mekanisme parkir berlangganan, nantinya akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.Kepala Dishub Kota Semarang M Khadhik menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan titik-titik parkir tepi jalan umum. Titik parkir ada dua kategori, yaitu parkir yang berizin dan tidak berizin. Parkir berizin pun masih ada 2 kategori yaitu yang masih berlaku izinnya dan parkir yang masa izinnya sudah habis atau kedaluarsa.“Saat ini sedang dilakukan inventarisasi, hal itu karena sesuai rekomendasi dari Polrestabes Semarang, Tim Saber Pungli, bahwa Pemerintah Kota Semarang diminta menata parkir yang ada di Semarang,” katanya, Kamis (24/5).Karenanya, saat ini Dishub Kota Semarang sedang membuat kajian format yang paling tepat dalam rangka penataan parkir tepi jalan umum itu. Pertama yang akan dilakukan adalah penataan parkir lebih dulu agar semua menjadi baik, baru nanti bicara soal pendapatan asli daerah dari sektor retribusi parkir tersebut.“Kita sedang mempersiapkan kajian itu. Mungkin dalam waktu dekat, seiring target pendapatan parkir tepi jalan umum yang tahun ini naik hampir 400 persen menjadi Rp15 miliar, akan dilakukan upaya-upaya,” ujarnya.Upaya tersebut, pertama dengan melakukan penataan dan penertiban parkir sehingga tidak mengganggu kelancaran lalu lintas. Kedua meningkatkan pendapatan asli daerah dari potensi parkir tepi jalan umum yang ada di Semarang.“Berapa jumlah titik parkir tepi jalan umum ini masih dalam proses, kalau sudah ketemu jumlah akhirnya kita akan sampaikan ke masyarakat,” katanya.Dalam dua bulan ke depan, pihaknya menargetkan pendataan titik parkir tepi jalan umum ini sudah akan selesai. Seluruh wilayah Kota Semarang akan didata keberadaan titik parkirnya.

Komentar