Bulog Surakarta Jamin Harga Beras Terkendali

Mei 25, 2018
Belum ada gambar

SOLO, RAKYATJATENG – Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre III Surakarta memastikan, selama Ramadhan dan menjelang Lebaran tahun ini, harga beras tidak ada kenaikan. Pasalnya, stok beras Bulog masih mencukupi hingga lima bulan mendatang. Selain itu sejak April lalu, angka serapan cadangan beras pemerintah (CBP) sudah mencapai 5.850 kilogram (kg).Kepala Bulog Subdivre III Surakarta Titov Agus Sabelia mengatakan bahwa stok beras Bulog di eks Karesidenan Surakarta mencapai 20 ribu ton dengan penyerapan beras dari petani saat ini rata-rata 200 -300 ton per hari.”Hingga lima bulan ke depan kami siap. Bahkan untuk operasi pasar Bulog siap melaksanakan program ini hingga akhir tahun,” ujarnya kemarin (24/5).Untuk pengendalian harga, Bulog bekerjasama dengan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan Pertani. Pasokan diberikan agar stok hingga ke pedagang cukup. Sekaligus harga barang juga stabil.Khusus di Solo ada lima pasar yang menerima pasokan beras Bulog dan tiga BUMN. Pasar yang ditunjuk yakni Pasar Gede, Legi, Harjodaksino, Nusukan dan Jongke. Sejak April lalu, kelima pasar ini sudah menyalurkan sebanyak 5.850 kg beras CBP. Alokasinya untuk Pasar Harjodaksino 1.000 kg, Nusukan 2.000 kg, Jongke 600 kg, dan sisanya dibagi antara Pasar Gede dan Pasar Legi.Untuk harga saat ini Bulog menurunkan dari Rp 9.000 per kg menjadi Rp 8.950 per kg. harga ini untuk harga beras dengan kualitas medium. Sedangkan untuk premium harganya dipatok Rp 11.600 per kg, gula dihargai Rp 12 per kg, minyak Rp 12 ribu per kg, dan tepung Rp 7 ribu per kg.

Komentar

VIDEO TERKINI