Angka Kematian Ibu dan Balita di Jepara Terendah se-Jateng

Mei 25, 2018
Belum ada gambar

JEPARA, RAKYATJATENG – Berbagai upaya yang dilakukan untuk menekan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Jepara menunjukkan hasil yang positif. Saat ini Kabupaten Jepara berhasil meraih predikat angka kematian balita terendah di tingkat Provinsi Jawa Tengah.Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Dwi Susilowati melalui Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Khumaidah didampingi Kasi Kesga Gizi Endang Ratriyasworo kemarin. Khumaidah mengatakan, dari tahun ke tahun angka kematian ibu dan anak terus mengalami penurunan.Khusus untuk angka kematian balita, lima tahun terakhir juga mengalami penurunan. Yakni sebanyak 203 (2013), 162 (2014), 156 (2015), 124 (2016) dan menurun menjadi 117 (2017). ”Berdasarkan rekap data selama 2017 yang dilakukan oleh Dinkes Provinsi Jawa Tengah itu, Kabupaten Jepara untuk angka kematian balitanya paling rendah,” katanya.Tak hanya angka kematian balita, angka kematian bayi dan ibu juga mengalami penurunan. Untuk angka kematian bayi selama lima tahun terakhir masing-masing 191 (2013), 147 (2014), 134 (2015), 115 (2016) dan menurun menjadi 108 (2017). Sementara untuk angka kematian ibu, masing-masing 26 (2013), 19 (2014), 11 (2015), 14 (2016) dan menurun menjadi 12 (2017).Khumaidah menyatakan, semakin rendahnya angka kematian ibu dan anak di Jepara, tak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan. Di antaranya penyuluhan tentang pentingnya asupan gizi seimbang  terutama asupan protein hewani bagi remaja putri dan ibu hamil, sumplementasi gizi mikro bagi ibu hamil dan remaja putri, pemberian PMT bayi bermasalah sebagai stimulan upaya peningkatan kondisi bayi BBLR atau penyakit lain serta peningkatan kondisi kesehatan ibu bayi, peningkatakan pengetahuan dan keterampilan petugas dalam penanganan kasus BBLR dan asfiksia, manajemen terpadu bayi muda melalui pendekatan KN sampai dengan sosialisasi pada masyarakat dalam penanganan bayi BBLR terutama saat di rumah.

Komentar

VIDEO TERKINI