Dipastok 619.060 Tabung per Bulan, Stok Elpiji di Kudus Cukup

Mei 24, 2018

KUDUS, RAKYATJATENG – Pertamina sudah memberikan alokasi elpiji 3 kg di wilayah Kabupaten Kudus untuk Mei dan Juni. Namun, penambahannya sama dengan tahun sebelumnya, yakni 3-7 persen. Penambahan itu sebagai antisipasi kekosongan gas selama Ramadhan dan Lebaran.Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti melalui Kabid Fasilitasi Perdagangan Promosi dan Perlindungan Konsumen Imam Prayetno mengatakan, penambahan alokasi sebenarnya tidak terlalu banyak. Namun hal itu tidak masalah. Sebab, yang terpenting kebutuhan di pasar terpenuhi.”Alokasi selama satu tahun 2018 elpiji 3 kg sebanyak 7.671.333 tabung dan sampai dengan April realisasi mencapai 2.476.240 tabung. Jadi rata-rata per bulan sekitar 619.060 tabung. Kalau ada penambahan sekitar 3-7 persen atau 18 ribu tabung ke atas untuk Mei dan Juni,” ungkapnya.Imam menambahkan, sebenarnya kebutuhan elpiji 3 kg untuk kalangan rumah tangga lebih dari cukup. Justru, permintaan paling banyak datang dari penjual nasi, catering, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).Pesanan makanan untuk buka puasa maupun sahur lebih banyak dan mereka masih menggunakan elpiji 3 kg. Seharusnya sekelas catering sudah menggunakan minimal gas 5,5 kg. ”Apalagi UMKM yang membuat makanan khas Lebaran, melimpah pesanan dan tidak hanya dua tabung gas yang dibutuhkan. Bahkan, sampai lima elpiji 3 kg. Ini diimbau untuk menggunakan gas yang nonbersubsidi. Kalau masih menggunakan ya hanya untuk cadangan bukan yang utama,” tandasnya.Dia menambahkan, konsumen rumah tangga paling butuh elpiji 3 kg jelang Lebaran. Sekarang ini cenderung untuk beli makan yang sudah jadi. Bulan puasa penjual tiban banyak sekali. ”Seperti tahun sebelumnya juga Pertamina menambah alokasi gas untuk Ramadan dan Lebaran, dan tahun ini tidak ada operasi pasar (OP) semua sudah diatur alokasinya. Karena beberapa bulan sebelumnya juga sudah ada pengaturan alokasi, sehingga sampai akhir tahun bisa tercukupi,” jelasnya. (JPC)

Komentar